Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Tanpa Membaca Masa Depan Rakyat Sulit Berubah

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Nasib suatu masyarakat tidak akan berubah bila mereka sendiri tidak bekerja keras untuk merubahnya. Dalam terminology ilmu ekonomi masyarakat yang terbelenggu itu disebut sebagai masyarakat yang terperangkap dalam lingkaran setan (caught in a vicious circle). Sejak tahun 1998, masyarakat Indonesia telah melangkah dalam kehidupan yang demokratis, maka setiap, wilayah, daerah, organisasi,  dan individu warga masyarakat sudah seharusnya bertanggung jawab dalam membangun budaya demokratisasi dalam hidupnya diberbagai bidang. Apalagi para kepala pemerintahan, baik presiden, gubernur, bupati dan para wakil serta stakeholders yang membantu tugas-tugasnya sudah masanya menitikberatkan kebijakannya untuk berjalan di depan guna mengarahkan rakyat pada muara hidup yang demokratis sebagaimana konstitusi negara. Bila mereka masih membawa nilai-nilai dan prinsip yang bertentangan dengan itu, maka mereka dapat dikatagorikan sebagai pengham...

Bicara Referendum, Adalah Bicara Melelahkan Dengan Kondisi Rakyat Hari Ini

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Sebagaimana kita ketahui bersama seluruh rakyat Indonesia memahami terjadi dinamika politik nasional yang intensif dibeberapa daerah khususnya yang dapat dipetakan sebagai basis wilayah yang dapat mengganggu kenyamanan nasional. Tidak perlu sulit mengetahui karena senantiasa menjadi pemberitaan di berbagai media. Adapun wilayah terssbut adalah, Papua, Papua Barat, Aceh, Maluku yang membuat Indonesia perlu melakukan upaya perbaikan image kepada dunia Internasional setiap waktu. Aceh sebagai wilayah yang telah mampu membawa pemerintah Indonesia dalam politik pada tingkat negara meski melalui lembaga swadaya masyarakat (LSM) Finlandia yang didirikan oleh mantan presidennya Marti Artissary. Perjanjian antara Aceh yang diwakili GAM dan Pemerintah yang diwakili Kemenkumham yang kemudian diberi Judul MOU Helsinki. Setidaknya perjanjian tersebut telah memberi dampak terhadap Indonesia sebagai negara demokratis yang menghormati hak-hak hidup dan politik warga n...

Berbagi Kebahagiaan Dalam Perang

Gambar
Kisah Nyata Dalam Kehidupan Penulis Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Genap dua puluh tahun yang lalu penulis mengingat suatu momentum yang penuh dengan  kebahagiaan dalam hidup dan merasa berbagi kebahagiaan dengan elemen pasukan bersenjata sekaligus bersama masyarakat. Saat itu masih berlangsung konflik bersenjata antara Gerakan Atjeh Merdeka dengan Negara Republik Indonesia yang dimulai tahun 1989. Kondisi kehidupan rakyat biasa dipenuhi dengan pengungsian dimana-mana, karena masyarakat harus melakukan pengosongan kampung tempat tinggal mereka supaya bebas dari sasaran peluru ketika para serdadu berperang. Di sepanjang jalan negara, kita bisa mendapatkan posko masyarakat mengungsi yang berjumlah puluhan, dan jalanan negara saat itu menjadi sepi, bahkan disiang hari yang banyak berwara-wiri justru mobil ambulan dengan khas sirinenya sementara dimalam hari hanya bertambah angkutan umum lintas provinsi yang melewati jalan negara. Kemudian para aktivis kemanusiaan yang melakukan ber...

Kajian Ringkas, Kenapa Rakyat Daerah Miskin?

Gambar
Tulisan ini adalah bentuk mencari jawaban atas kondisi daerah yang dianggap miskin dan indek pembangunannya dibawah rata-rata nasional. Namun kita hanya melihat dalam pengelolaan negara pada masyarakat daerah itu sendiri. Hal ini sudah lama terjadi terhadap rakyat daerah, dan sebelumnya dibantah dengan menggali berbagai dalih yang tidak rasional, namun rakyat hanya bisa diam dan bungkam dan ada juga yang tersenyum dan terbahak. Landasan berpikir untuk referensi analisa terhadap kontradiksi antara anggaran negara untuk daerah dan hasil pembangunannya yang menimbulkan masalah kemiskinan begitu sempurna (terpuruk) landasan itu sebagai berikut : Pertama, Daerah Otonomi Khusus saja yang mendapat perhatian lebih dalam perspektif negara masih juga miskin. Siapapun penguasa pemerintah di pusat maka dengan peraturannya yang diatur melalui UU maka pemerintah pusat tidak bisa menghambat pembangunan daerah dengan kebijakannya. Kedua, Dalam perspektif Anggaran Negara se...