Postingan

Menampilkan postingan dengan label pemimpin

93 Persen Masyarakat Indonesia Tidak Suka Membaca, Disampaikan Informasi Politik dan Ekonomi, Cenderung Prilaku Praktis Bertanya Dan Komplain

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Bisnis penambangan uang, silakan daftar pada link dibawah : https://metasmining.com/register?id=623799 Sulit membayangkan logika pada orang yang mendapat informasi, misalnya anda mengirimkan informasi kepada seseorang teman atau keluarga anda dengan pesan whatapps. Perhatikanlah pada sebahagian besar orang Indonesia mereka langsung merespon dengan menghubungi anda, padahal informasi yang anda berikan melalui pesan sudah lengkap. Namun tetap saja mereka melakukan telpon dan menanyakan pada anda, ini informasi apa? Itulah prilaku pragmatis yang membuat masyarakat berlaku tergopoh-gopoh seakan sibuk atau tidak punya waktu untuk membaca.  Idealnya informasi yang diterima perlu dibaca secara seksama, kalau ada yang kurang jelas dan kurang dipahami barulah ditanyakan, kalau terjadi pembicaraan sudah dalam tahapan pembahasan materi informasi politik atau ekonomi yang disampaikan. Ini adalah salah satu indokator bahwa masyarakat Indonesi...

Pengalaman Bertemu dan Berdiskusi Dengan Ganjar Pranowo

Gambar
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2473918599303548 Oleh : Tarmidinsyah Abubakar (godfathers) Tulisan ini sebagai referensi cara mengambil keputusan politik, dimana mengurus Aceh adalah dengan hati bukan dengan pemaksaan kepentingan politik kelompok. Hari itu kami berangkat ke Jakarta, berkonsultasi dengan Wakil Ketua komisi II DPR RI menyampaikan tentang masalah perebutan kursi Wakil Ketua DPRA antara partai PAN dan partai PA di Pimpinan DPRA hasil pemilu tahun 2009. Rombongan dari provinsi PAN Aceh ketika itu berkunjung dalam rangka konsultasi masing-masing Azwar Abubakar Ketua DPW PAN Aceh mantan Wakil Gubernur dan PJ. Gubernur Aceh, Tarmidinsyah Abubakar Sekretaris DPW PAN Aceh Muslim Ayub anggota DPRA. Pemilu tahun 2009 adalah pemilu perdana yang diikuti oleh partai lokal dalam debutan kontestan pemilu Indonesia dimana PA ketika itu memperoleh kursi yang signifikan yaitu hampir dari setengah dari jumlah anggota DPR Aceh yaitu 48 persen ata...

Dunia Diubah Dengan Tulisan, Percayakah Anda??

Gambar
Dunia Diubah Dengan Tulisan Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Tidak banyak dari jumlah manusia dibumi yang menyadari bahwa dunia diubah dengan menggunakan tulisan. Begitu kesimpulan yang dapat kita simpulkan setelah memantau perkembangan kehidupan kita, apakah dalam bernegara maupun dalam kehidupan bermasyarakat secara global. Kenapa ada kesimpulan bahwa tidak banyak diantara kita menyadari hal tersebut? Tentu karena jumlah orang yang membaca tidak berbanding dengan jumlah penduduknya, bahkan perbandingan sangat signifikan jumlah orang daripada jumlah mereka yang membaca yang jauh lebih sedikit. Berdasarkan data Most Littered Nation In the World, studi untuk mencari tahu seberapa tinggi minat baca negara-negara di dunia yang dilakukan oleh Central Connecticut State University (CCSU) pada Maret 2016 lalu, negara ini dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Tapi masih banyak negara yang bahkan tidak masuk dalam kriteria negara yang disurvey. Sementar...

Vital! Rakyat Memilih Partai Politik

Gambar
Oleh Tarmidinsyah Abubakar Partai politik adalah wadah komunikasi, apresiasi, ekspresi para politisi yang menyamakan persepsi dan bersikap dengan suatu ideology untuk memenuhi tuntutan dan harapan politik rakyat. Dalam logika bernegara tentu partai politik dapat menjadi jembatan untuk alat komunikasi unsur-unsur utama negara yakni antara rakyat dengan pemerintahan. Apalagi dalam konsep demokrasi yang mendefinisikan bahwa pemerintahan dari rakyat untuk rakyat. Oleh karena itu seharusnya tidak ada pemerintah jika tidak bertujuan melayani kepentingan rakyat. Jika pemerintahan dan rakyat berkontra maka logikanya, ada yang salah (error) dalam penyelenggaraannya. Bahkan dapat disebut sebagai penyalahgunaan kekuasaan pemerintah (abuse of power). Sedangkan dalam konsep pemerintahan otoriter, kekuasaan pemerintah adanya untuk pemerintahan itu sendiri. Konsep pemerintahan ini menempatkan posisi rakyat sebagai obyek yang sebatas dimanfaatkan untuk kepentingan negara menurut pemerintahannya. ...

Prof. Amien Rais, Jend. Gatot Nurmantyo dan Prof. Din Syamsuddin Pengkritik Besar Memenuhi 15 Syarat Normal Pengkritik.

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Pemberitaan publik selama ini banyak tertuju kepada tiga tokoh yang kerap melakukan kritik kepada pemerintah. Beberapa waktu lalu baru saja kita mengakhiri pemberitaan tentang tokoh-tokoh politik menengah diparlemen yang gencar menyerang kebijakan pemerintah Joko Widodo. Namun apakah setelah dianugerahkan penghargaan oleh presiden Jokowi mereka kelihatan  mulai jinak? Ataukah ada kompensasi dapat meruntuhkan syarat normal mereka sebagai pengkritik. Ada pola-pola perjuangan tokoh politik yang sengaja dilakukan dengan cara menyerang tanpa segan dan tokoh tersebut berbicara lantang pada sasaran dan tampilan itu meski terlihat berlebihan (lebay) tapi karena keseriusan dan sikapnya yang kuat maka tentu tidak semua tokoh bisa melakukannya. Tokoh-tokoh politik berkarakter seperti itu tentunya berani berhadapan dengan pemerintah namun pada sebahagian masyarakat ada juga yang menganggap mereka lancang. Padahal ketika mereka tiada atau diam maka n...