Pilkada ; Yang Mampu Mengajak Partisipasi Warga Mumpuni Mereka Akan Menang.
Oleh : Tarmidinsyah Abu (goodfathers) Kunci utama pemilukada adalah pada kemampuan calon menterjemahkan makna pilkada itu sendiri. Hal ini memang tidak pernah berjalan pada masyarakat biasa yang memahami pilkada sebagai ajang kompetisi barisan kelompok politik. Ibarat melakukan adu kambing, dimana kambing A ditandai dengan warna bulu "burik", sementara kambing B ditanda dengan warna bulunya "pirang". Kemudian mengumpulkan orang yang sebanyak-banyaknya untuk membuat barisan pendukung dengan memberi fasilitas dan uang kepada mereka. Secara substansi kita salah kaprah dalam cara memilih pelayan rakyat apalagi kita kampanye sering membawa ajaran nabi. Padahal pada masyarakat yang kita anggap kafir saja lebih terbuka daripada masyarakat kita yang kita gadangkan islami yang lebih baik dan suci. Kemudian masyarakat berada dalam mereka-reka dan timses bahkan hingga mendatangi dukun untuk meramal dan membayar paranormal, mendoakan memenangkannya. Aneh memang dala...