Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tokoh Pendidikan politik aceh

BUKU BANGSA ACEH YANG TERLUPAKAN

Gambar
  Global Aceh Awakening (GAA), creations.. Buku : Bangsa Aceh Yang Terlupakan Baca atau Download 👇👇👇   https://acrobat.adobe.com/id/urn:aaid:sc:AP:92f0a6bd-ecb4-44f5-a632-7b4c77f3474c Semoga membangun kesadaran Aceh https://katarakyat-aceh.blogspot.com/2025/09/politik-kebutuhan-primer-cara-halus.html Buku Menuju Referendum Aceh Untuk Pendidikan Rakyat

Apakah Anda Berjiwa Merdeka Atau Anda Sendiri Terjajah, Bagaimana Mengajak Orang Lain Berjuang Merdeka?

Gambar
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2473918599303548 Oleh : Tarmidinsyah Abubakar (God Fathers) (Tulisan ini harus dibaca sampai habis agar tidak menimbulkan kesalahan dalam berpikir). Masyarakat seringkali menganggap kondisi sosial normatif karena sedikit yang memahami kenapa suatu kondisi sosial itu terjadi sebagaimana yang dirasakan mulai ia dibesarkan hingga menjadi dewasa. Sebahagian besar warga masyarakat justru terbenam dalam sistem hidup yang tidak pernah bisa berpikir dalam batas tanggung jawab hidup di dunia bahkan sampai tua bahkan menjelang ajal menjemputnya. Kenapa demikian? Karena memang dia hanya berpikir dalam skop (batasan) kenyamanannya. Menjalani rutinitas sebagaimana hidup burung dalam sangkar yang dipelihara oleh manusia. Setiap pagi, siang dan malam diberi umpan dan dia hanya berada dalam kandang kecil itu sebagai hiasan dan mainan manusia. Nyawanya hanya untuk sebatas bertahan hidup dan melakukan apasaja yang diajarkan ole...

Bagaimana Kedudukan Ketua Partai Yang Benar Dalam Partai Politik Yang Demokratis?

Gambar
Bagaimana Kedudukan Ketua Partai Politik Yang Benar?  Kalau kita melihat perkembangan partai politik di negara-negara demokratis maka kita bisa melihat perbedaan yang signifikan perbedaan kepemimpinan partai politik. Di negara kita dan daerah kita pemimpin partai politik biasanya dipilih mereka yang dianggap berjabatan dalam pemerintahan dan kecenderungan itu tanpa disadari telah membangun kekuasaan absolut pada seseorang kader. Padahal dalam demokrasi hal ini perlu dihindari sehingga seorang kader yang menjabat dalam pemerintahan seharusnya tidak perlu menjabat ketua partai, kalaupun mereka sedang menjabat dan terpilih sebagai ketua partai maka idealnya dia hasrus mundur dari jabatan dimaksud.  Hal ini pernah di praktekkan oleh Anas Urbaningrum di partai Demokrat yang kala itu sebagai anggota DPR dan juga ketua Fraksi Demokrat mundur dan berkonsentrasi sebagai ketua partai. Demikian juga pada masa awal lahirnya Partai PKS serta Nasdem juga membuat kebijakan demikian demi stab...

"Empat Cara Mendasar Aceh Dapat Mempertegas Kualitas Pelaksanaan Otonomi Khususnya"

Gambar
Aceh adalah provinsi yang mengalami intensitas politik paling tinggi dibanding daerah lain dalam perjalanan sejarahnya di Indonesia. Terlepas dari kepadatan  isi otonomi yang dipahami oleh para tokoh pusat dan daerah namun Aceh tergolong lebih cepat mencapai tahapan dalam memperkuat status otonomi yang bermuara antara pada Self Government. Hal ini bila dilihat  dari beberapa daerah lain seperti Papua dan Maluku yang juga mengalami intensitas politik yang sama dalam sejarah kehidupan masyarakatnya meski ada yang belum sampai pada tahapan sebagaimana provinsi Aceh. Sesungguhnya sejak awal Aceh bergabung dalam Republik Indonesia sebagai suatu wilayah provinsi telah tetapkan sebagai daerah khusus namun dengan terminology Istimewa, bahkan melebihi status-status yang ditetapkan setelah itu dalam perjalanan politik masyarakat daerah. Sebagaimana nama provinsinya Aceh juga mengalami beberapa pergantian nama Aceh yang dikaitkan dengan penajaman karakter kemandirian daerah, yaitu mulai ...

Tak Rasional, Rakyat Aceh Berharap Merdeka Pada Mereka Yang Menyerah;

Gambar
Rakyat Aceh yang masih menaruh harapan terhadap pemerdekaan wilayah Aceh pada mereka yang menyerah sungguh tidak rasional. Nalarnya tidak berjalan normal. Bahkan yang masih terkooptasi dengan pemikiran itu bisa digolongkan manusia bermental perusak (human destroyer). Kenapa anda tidak boleh berharap kepada mereka? Jawabnya karena mereka senantiasa mencari poin lebih pada pihak yang mereka menyerahkan diri. Berikut apa perlakuan terhadapnya yang menyerah sudah pasti aman? Tentu sungguh tidak aman meski mereka sementara diselimuti dengan selimut emas dan tempat tinggalnya dilapisi tembaga (saya tidak menyebut emas karena negara tidak cukup kaya apalagi Indonesia disebut kolap oleh petingginya sendiri). Pertanyaan penting yang perlu diketahui masyarakat secara keseluruhan, yaitu siapa yang bertanggung jawab terhadap perjuangan suatu bangsa? Jawabnya adalah pemimpin yang memiliki konsep pemikiran yang kemudian ditumpahkan ke dalam ideology, dimana mereka adalah orang-orang cerdas dan berke...

Biaya Pendidikan Selangit Karena Sistem Kepemimpinan Feodal

Gambar
https://bit.ly/3cSweH3 Selamat Malam Semakin Feodal sistem dalam kepemimpinan daerah maka semakin mahal pula biaya pendidikan rakyat. Mungkin saja anda akan bertanya, apa hubungan antara kepemimpinan daerah dan biaya pendidikan rakyat? Kepemimpinan Sistem feodal kecenderungannya adalah menindas rakyat, mereka tidak peduli dengan nasib dan penderitaan pihak lain, yang penting dia mapan, senang dan tujuannya tercapai. Bagaimana ciri kepemimpinan feodal? Yaitu siatu sistem yang mengutamakan status sosial dan jabatan adalah alat untuk menundukkan manusia lain meski ia tanpa keahlian disana. Pemimpin daerah juga tidak punya kepedulian kepada masyarakat dibawah yang mereka pedulikan adalah pekerjaan bawahannya yang menghasilkan tujuannya. Karena pola kepemimpinan yang demikian maka pemimpin tidak akan melakukan kordinasi dengan pemilik dan pimpinan lembaga pendidikan untuk membuat biaya standar pembangunan Sekolah dan Perguruan Tinggi yang normal untuk meringankan beban orang tua atau masyar...

Orang Berpendidikan Umum di Arab Dijadikan Ulama di Negeri Kita

Gambar
Suatu hari yang cerah saya berjalan melewati beberapa rumah di suatu komplek perumahan, saya berjumpa para tetangga dan secara kebetulan saya diminta masuk untuk mencoba kopinya yang dibawa dari Aceh bahagian Tengah yang terkenal itu.  Ditengah pembicaraan ttg kopi yang saya memberi apresiasi bahwa kopi itu rasanya luar biasa, karena saya jg berpengalaman mencoba itu ketika saya membawa sebagai oleh-oleh kala saya mengunjungi suatu tempat yang jauh. Karena saya menanyakan perihal anak2 maka masuklah pembicaraan tentang substansi pendidikan, dimana lima orang anaknya dalam pendidikan dan salah satu yang sulung dari dua anak dari istri pertamanya, sudah bekerja di instansi pemerintahan. Tentu anda akan bertanya berapa total anak bapak itu? di jawab sendiri aja dgn ilmu Matematika ya,,,, Next,,,Anak kedua dari istri pertamanya dia ceritakan bhw disekolahkan di Arab Saudi dengan Jurusan Ekonomi. Tapi terganggu pendidikannya karena ketika pulang ke Indonesia selalu diminta untuk menjadi...

Penganut Primordialis Adalah Manusia Dhalim

Gambar
Kalau kita tuakan seseorang dlm partai politik itu orang yang berpikiran primordialis, maka jgn berharap keadilan, krn dia hanya paham mendukung orang sekampung se meunasah dengannya. Jangan memperlihatkan anda pintar, karena dia tidak bisa melihat potensimu, karena dia bukan seseorang yang bisa obyektif. Bisa jadi anda akan jadi yang selalu dilihat salah olehnya. Nah,,,,jika masih ada orang tua yang berlaku demikian dalam partai politik maka sebaiknya anda segera menjauhkan diri dari pengaruh kekuasaannya. Apalagi anda bukan pejabat maka orang yang cara pikirnya demikian sudah pasti mentalnya takut dan segan dengan orang berjabatan dan orang seperti itu hanya minta ditolong bukan menolong anda. Perhatikanlah arang yang tipikal begitu dia hanya tunduk kepada orang yang mau membantu dirinya dan berpotensi membantu dirinya dan dia akan arahkan kepentingan organisasi untuk kepentingan dirinya sendiri. Perlu diingat bila anda menghadapi momentum pemilihan pimpinan organisasi dia akan beker...

Pembagian Sembako Oleh Pemerintah dan Parpol Adalah Kebijakan Pembodohan Rakyat dan Senjata Fitnah yang Masif

Gambar
💥Saya ingin mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat Aceh dan Indonesia serta seluruh stakeholder dimanapun yang bisa membaca tulisan ini. Sebagai warga negara Indonesia dan warga masyarakat provinsi Aceh saya sangat keberatan dengan kebijakan sebatas pemberian sembako kepada rakyat dalam penanganan darurat korona.  Pakon? Meunoe Cara Pikee jih : ________________________________ Tapeugah ngen bahasa Aceh neuk pah tapham dan jeut keu bahan diskusi supaya bek saling klaim droe beutoi dan peusalah gob, bek jeut keu fitnah dan jeut seubagoe alat poh karakter gob laen yang meupolitik dan cara seumikee nyeng beda. ________________________________ Geutanyoe tabicarakan konsep pemberdayaan rakyat, berikutjih penanganan darurat corona. Sementara tiep uroe geutanyoe mandum mengeluh ttg masyarakat melarat, mengeluh ttg kesenjangan sosial, mengeluh tentang kebijakan pemerintah dan hana fungsi DPR. Nyan baro dua masalah, secara umum geutanyoe mandum bicara pakiban idealnya negara, pemerintah d...

Sistem Rekruitment Kepemimpinan Sumber Penderitaan Rakyat

Gambar
Menyebut kata Pemimpin memang begitu luas, mulai dari pimpinan pemerintahan, pemimpin organisasi masyarakat dan pemuda hingga pimpinan keluarga dan bahkan memimpin diri sendiri. Namun tulisan ini ingin mengetengahkan kepemimpinan pemerintahan yang mana semua warga negara ikut berpartisipasi memilihnya. Pemimpin tersebut yakni presiden, gubernur dan bupati. Memperhatikan sistem kepemimpinan yang dimulai dari prosesi mencalonkan diri, sistem penggalangan dukungan hampir tidak mungkin kita mendapatkan potensi sebagai pemimpin bersih dalam memenuhi harapan masyarakat untuk mereka dipilih. Mentalitas korup ini dimulai sejak dalam organisasi politik, dimana penentuan keputusan penunjukan seseorang yang akan dimajukan sebagai kepala daerah tetap mengedepankan faktor finansial, sehingga syarat normatif yang sesungguhnya diharapkan pada kriteria seorang pemimpin bahkan dapat dinafikan oleh anggota organisasi dimaksud. Lalu ketika pemimpin itu terpilih dan realitanya tidak mampu melakukan tugas ...

Keliru Berpikir Tentang Pemimpin, Dipaksa Penerapannya Hidup Rakyat Berantakan"

Gambar
Ban takalon na pake kupiah, pue lom kupiah Aceh, ban ta kalon gob tokoh na sembahyang, ban takalon na ibayeu zakeut, ban takalon inonton seudati atau saman, ban takalon, ban takalon na ikhanduri aneuk yatim, ban takalon na ijak kunjungi masyarakat bak rumoh reot, ban takalon sidroe tokoh na ibagi makanan bak jalan, ban takalon geujak kunjungi ureung cacat, ban takalon na geubantu dalam kasus2 kemanusiaan. (ini adalah syarat standar manusia bukan syarat pemimpin). ____________________________________ Melihat fenomena diatas laju na firasat bahwa Tgk nyan cocok keu gubernur atau presiden,,,,nyan keuh cara terbangunnya kriteria calon pemimpin yang berkembang dalam pikiran masyarakat Aceh dilevel kebanyakan. Padahal faktor-faktor diataslah yang telah mendistorsi nilai dan makna kepemimpinan ditengah masyarakat kita. Dan faktor itu pula yang menginspirasi terbangunnya kesenjangan sosial (kaya dan miskin) yang parah antara masyarakat. Akhirnya lahirlah presiden, lahirlah gubernur dengan pert...

"Curang Dalam Demokrasi Pemerintah Bobrok, Memilih Pemimpin Lahirnya Pecundang, Memilih Pelayan Lahirnya Tuan"

Gambar
"Curang Dalam Demokrasi Pemerintah Bobrok, Memilih Pemimpin Lahirnya Pecundang, Memilih Pelayan Lahirnya Tuan"  Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Begitu banyak kasus-kasus pemilihan DPR, Presiden, Kepala Daerah yang berbuntut korup bahkan menjerumuskan orang yang berjabatan empuk berakhir dipenjara. Apa sebabnya? Jadi begini, kenapa penulis sejak dulu menyuarakan sikap idealisme dalam politik, tentu supaya para politisi dan rakyat berlaku fair, sportif dalam berkompetisi dan memahami resiko bila mereka ingkar terhadap ketentuan melanggar prinsip demokrasi. Sebagai politisi muda kala itu penulis juga mempersiapkan bekal modal politik sebagai pelayan rakyat yang sebenar-benarnya modal politik. Lalu pertanyaannya berikutnya,  apakah alat transaksi Politik itu yang sesungguhnya? Alat transaksi (alat tukar dengan suara) normatifnya adalah ilmu pengetahuan, kapasitas, kredibilitas, kejujuran, sikap dan tentunya kecerdasan intelektual yang biasanya menjadi syarat ideal yg harus dipenuhi ...

Mengukur Keseriusan Rezim Dalam Penegakan Toleransi Beragama

Gambar
Rezim pemerintahan saat ini terlihat begitu banyak terjadi hasutan, provokasi serang lintas agama. Bahkan tidak ragu-ragu orang melecehkan kitab suci, tempat ibadah, bahkan mengolok-olok Tuhan agama lain. Sebahagian besar terjadi terhadap agama Islam yang justru mayoritas di Indonesia. Menarik untuk dikaji sebagai jembatan emas untuk memahami dan menginterpretasi apa goal dari fenomena prilaku menyerang agama di Indonesia ini. Karena yang diserang agama mayoritas yang memberi sinyal adanya gerakan sistemis yang masif terhadap pelemahan agama Islam oleh kelompok minoritas, karena tidak mungkin pemeluk Islam sendiri yang melakukan propaganda berkaitan dengan aqidah. Realita ini menunjukkan betapa lemahnya penegakan konstitusi negara dalam kehidupan masyarakat, dimana pemerintah sedianya adalah agen bahkan pemilik toleransi yang wajib dipelihara jika mereka paham bahwa negara ini dibangun atas nilai-nilai tersebut.  Jika pemerintah melakukan pembiaran terhadap hal ini maka ada perubah...

Jangan Biarkan Pemimpin Politik Menyapa Kader Dengan Kata Sudah Makan

Gambar
💢Kebiasaan basa-basi pemimpin politik atau pejabat bila bertemu kader dan rakyat sudah waktunya diubah mengingat kondisi sekarang yang sudah jauh berbeda dengan kondisi masa lalu. Saya sejak dulu mengajarkan kader ketika kebetulan mereka bertemu pemimpinnya supaya mereka mengalihkan pembicaraan ke tema produktifitas. Ada kebiasaan turun temurun dari pimpinan kita setiap bertemu kader dan rakyatnya mereka senantiasa dengan kata-kata klasik "sudah makan?" atau "sudah ngopi?" saya melihat fenomena ini kemudian menggolongkan sapa mereka dengan 3 macam. Pertama, yang menyapa dengan kalimat sudah makan atau minum saya golongkan Malas dan Manusia Statis serta pikirannya hanya dalam lalai dan kurang peduli dengan kondisi kadernya. Kedua, yang menyapa dengan kalimat "Gimana Sehat" saya golongkan pemimpin Netral, artinya yang penting sehat persoalan lain mereka tak peduli. Ketiga, yang menyapa dengan kalimat "apa kerja, atau yang mereka yang kontraktor ditegur...