Postingan

Menampilkan postingan dengan label konspirasi politik

Wakil Rakyat di Aceh Mencuri Uang Rakyat

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar  Bisnis Penambangan modal dari 10 Dolar Dapat setiap hari 3,4 Dollar. Klik Link : https://lcmining.com/pages/login/register?id=D3YEP2 Kode undangan D3YEP2 Beredar argumen pembodohan sosial yang menyatakan bahwa lebih baik ada uang aspirasi DPR daripada uang tersebut digunakan untuk biaya pembangunan oleh eksekutif dan dicuri oleh mereka bersama aparatur negara (PNS) dan uang tersebut banyak dibawa keluar Aceh oleh Pejabat Yang ditunjuk oleh pemerintah pusat atau presiden. Kalimat ini adalah tameng bagi kalangan pimpinan partai politik di Aceh dalam mengamankan mereka makan uang sogok dan hidup mewah diatas penderitaan rakyat Aceh. Logikanya sederhana saja kalau masyarakat ingin paham tentang bobroknya mentalitas dan moralitas pimpinan partai politik dan wakil rakyat di Aceh.  Rasanya tidak perlu tamatan sarjana untuk memahami kebodohan kalangan partai politik dan wakil rakyat di Aceh, lihatlah dampak besar, apa yang berlaku dalam politik Aceh denga...

Rezim Demagog Berkuasa Atas Rakyat Aceh

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar (godfathers) Saya ingin mulai mengkaji selayang pandang tentang cara berpikir dalam manajemen pemerintah dan sosial untuk mengurus rakyat Aceh. Selama ini menurut saya ada kesalahan cara berpikir tentang prilaku pemerintah di Aceh dalam membawa rakyat Aceh dalam bernegara. Kebanyakan pikiran lahir dari pejabat militer karena pejabat dari pemerintah pusat yang dominan menguasai masyarakat Aceh adalah mereka dari kalangan militer terutama yang pernah bertugas di Kodam maupun di Satgas BIN dan Bais. Saya yakin 100 persen bahwa segala informasi yang diperoleh  oleh kalangan militer yang bertugas di Aceh bernilai zonk alias kosong dari perspektif pembangunan kebangsaan, meskipun dominan menjadi kebijakan publik yang dibesarkan oleh pemerintah politik Jakarta dengan kebijakan yang dihasilkan melalui informasi tersebut.  Misalnya dalam memutuskan menempatkan pejabat gubernur Aceh yang dipaksakan dari kalangan militer aktif karena dianggap coco...