Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Tanpa Membaca Masa Depan Rakyat Sulit Berubah

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Nasib suatu masyarakat tidak akan berubah bila mereka sendiri tidak bekerja keras untuk merubahnya. Dalam terminology ilmu ekonomi masyarakat yang terbelenggu itu disebut sebagai masyarakat yang terperangkap dalam lingkaran setan (caught in a vicious circle). Sejak tahun 1998, masyarakat Indonesia telah melangkah dalam kehidupan yang demokratis, maka setiap, wilayah, daerah, organisasi,  dan individu warga masyarakat sudah seharusnya bertanggung jawab dalam membangun budaya demokratisasi dalam hidupnya diberbagai bidang. Apalagi para kepala pemerintahan, baik presiden, gubernur, bupati dan para wakil serta stakeholders yang membantu tugas-tugasnya sudah masanya menitikberatkan kebijakannya untuk berjalan di depan guna mengarahkan rakyat pada muara hidup yang demokratis sebagaimana konstitusi negara. Bila mereka masih membawa nilai-nilai dan prinsip yang bertentangan dengan itu, maka mereka dapat dikatagorikan sebagai pengham...

Bicara Referendum, Adalah Bicara Melelahkan Dengan Kondisi Rakyat Hari Ini

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Sebagaimana kita ketahui bersama seluruh rakyat Indonesia memahami terjadi dinamika politik nasional yang intensif dibeberapa daerah khususnya yang dapat dipetakan sebagai basis wilayah yang dapat mengganggu kenyamanan nasional. Tidak perlu sulit mengetahui karena senantiasa menjadi pemberitaan di berbagai media. Adapun wilayah terssbut adalah, Papua, Papua Barat, Aceh, Maluku yang membuat Indonesia perlu melakukan upaya perbaikan image kepada dunia Internasional setiap waktu. Aceh sebagai wilayah yang telah mampu membawa pemerintah Indonesia dalam politik pada tingkat negara meski melalui lembaga swadaya masyarakat (LSM) Finlandia yang didirikan oleh mantan presidennya Marti Artissary. Perjanjian antara Aceh yang diwakili GAM dan Pemerintah yang diwakili Kemenkumham yang kemudian diberi Judul MOU Helsinki. Setidaknya perjanjian tersebut telah memberi dampak terhadap Indonesia sebagai negara demokratis yang menghormati hak-hak hidup dan politik warga n...

Berbagi Kebahagiaan Dalam Perang

Gambar
Kisah Nyata Dalam Kehidupan Penulis Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Genap dua puluh tahun yang lalu penulis mengingat suatu momentum yang penuh dengan  kebahagiaan dalam hidup dan merasa berbagi kebahagiaan dengan elemen pasukan bersenjata sekaligus bersama masyarakat. Saat itu masih berlangsung konflik bersenjata antara Gerakan Atjeh Merdeka dengan Negara Republik Indonesia yang dimulai tahun 1989. Kondisi kehidupan rakyat biasa dipenuhi dengan pengungsian dimana-mana, karena masyarakat harus melakukan pengosongan kampung tempat tinggal mereka supaya bebas dari sasaran peluru ketika para serdadu berperang. Di sepanjang jalan negara, kita bisa mendapatkan posko masyarakat mengungsi yang berjumlah puluhan, dan jalanan negara saat itu menjadi sepi, bahkan disiang hari yang banyak berwara-wiri justru mobil ambulan dengan khas sirinenya sementara dimalam hari hanya bertambah angkutan umum lintas provinsi yang melewati jalan negara. Kemudian para aktivis kemanusiaan yang melakukan ber...

Kajian Ringkas, Kenapa Rakyat Daerah Miskin?

Gambar
Tulisan ini adalah bentuk mencari jawaban atas kondisi daerah yang dianggap miskin dan indek pembangunannya dibawah rata-rata nasional. Namun kita hanya melihat dalam pengelolaan negara pada masyarakat daerah itu sendiri. Hal ini sudah lama terjadi terhadap rakyat daerah, dan sebelumnya dibantah dengan menggali berbagai dalih yang tidak rasional, namun rakyat hanya bisa diam dan bungkam dan ada juga yang tersenyum dan terbahak. Landasan berpikir untuk referensi analisa terhadap kontradiksi antara anggaran negara untuk daerah dan hasil pembangunannya yang menimbulkan masalah kemiskinan begitu sempurna (terpuruk) landasan itu sebagai berikut : Pertama, Daerah Otonomi Khusus saja yang mendapat perhatian lebih dalam perspektif negara masih juga miskin. Siapapun penguasa pemerintah di pusat maka dengan peraturannya yang diatur melalui UU maka pemerintah pusat tidak bisa menghambat pembangunan daerah dengan kebijakannya. Kedua, Dalam perspektif Anggaran Negara se...

Rakyat Indonesia Lemah Karena Sistem Kepemimpinan Partai Politik Otokratik

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Begitu banyak hambatan dalam pembangunan masyarakat daerah ditengah jalan terkait implementasi desentralisasi daerah, dimasa sebelumnya ketika ada sumber daya yang seimbang di daerah dengan sumber daya nasional pada seseorang atau sekelompok tokoh politik kemudian terjadilah perjuangan untuk memperkuat kewenangan daerah. Bicara tentang daerah juga kita bicara DKI Jakarta, karena statusnya sebagai provinsi. Dengan begitu maka masyarakat Indonesia secara umum adalah masyarakat daerah secara kependudukannya. Dimasa lalu banyak tokoh daerah yang punya kualitas dan kapasitas mempengaruhi pemerintah pusat dalam penguatan daerah dengan konsep membangun negara dengan sistem keadilan dan pemerataan pembangunan rakyat yang berorientasi pada kewenangan merencanakan hingga melaksanakan pembangunannya dalam kewenangan daerah itu sendiri. Mereka meletakkan fondasi penegasan bahwa negara perlu memberikan kewenangan kepada semua daerah untuk kemandiriannya, maka kualit...

Idealnya Agama, Budaya dan Peradaban Menjadi Tool Politik Negara Untuk Pengembangan Rakyat

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Politik itu terdiri dari berbagai tingkatan dalam teori maupun implementasinya. Mulai politik pada personal, kelompok, organisasi, partai politik, daerah dan negara memiliki dinamika politik yang membawa kemudahan untuk menjalankan pemerintahan dan pengembangan masyarakat dalam kehidupan yang  lebih luas. Politik personal itulah yang disebut sumber politik pada rakyat, semakin banyak warga negara yang paham akan hak-hak politiknya maka akan semakin ramailah rakyat yang memperjuangkan kehidupannya dalam politik. Politik pragmatis itu adalah politik yang sempit yang batasannya merebut kekuasaan politik biasanya dalam bernegara. Lalu politik pragmatis ini memiliki alat politik yang disebut partai politik. Kemudian dimulailah merebut pengaruh pada masyarakat untuk menentukan siapa yang terbaik untuk ide, gagasan dan konsep bernegara yang bertujuan pensejahteraan rakyat. Politik sesungguhnya begitu luas jangkauannya bahkan semua ...

Bagaimana Kawan dan Lawan Dalam Politik?

Gambar
Bagaimana Kawan dan Lawan Dalam Politik? Ilmu politik meski dipelajari secara kompleks, kemudian ditambah dengan pengalaman untuk menyempurnakannya, barulah kemudian seseorang dapat memahami sesungguhnya politik yang normatif. Sebahagian besar masyarakat kita menganggap politik adalah suatu siasat yang bahkan menjadi negatif dalam artikulasinya. Jika politik itu siasat maka ending politik itu adalah pembohong, penipu atau hasil produksi dari politik melahirkan raja yang licin. Dalam demokrasi hal ini bisa terjadi, karena pemimpin akan lahir sebagaimana pemikiran rakyat kebanyakan. Kenapa demikian? Logikanya mudah saja, ambilkan butiran yang mudah dihitung, kemudian kita warnai dengan ilustrasi kondisi sosial yakni data statistik lalu gabungkan dalam suatu wadah maka warna yang paling dominan itu adalah rata-rata rakyat dan kelompok besar inilah yang melahirkan pemimpin itu. Begitulah pandangan yang sering disebut sebagai teori dalam demokrasi tentang pemimpin dilahirkan. Berbeda de...

Kenapa Partai Politik Islam Selalu Kalah Dalam Pemilu Indonesia?

Gambar
Mengamati perkembangan partai politik di Indonesia yang terdiri dari beberapa jenis yang dominan dalam kualifikasi partai politik berdasarkan azas maupun sisi gerakan dalam mempengaruhi dukungan politik rakyat. Tulisan ini dibuat untuk analisa sosial dalam perspektif politik negatif partai Islam, sehingga rakyat Indonesia dapat memahami kedudukannya dan kualitasnya dalam politik bernegara. Kemudian kader partai politik Islam dapat mencari jawaban atas issu yang berpotensi dikembangkan oleh lawan politiknya. Kemudian partai Islam bisa memberikan sesuatu yang lebih kepada rakyat, kemudian memilih mereka dengan dukungan yang lebih dominan. Untuk memudahkan, penulis menyajikan landasan pembahasan yang menyajikan mereka sebagai  pemimpin politik yang mempengaruhi suara rakyat dengan ideology politiknya dan landasan berpikir beberapa hal sebagai berikut : Pertama, Islam adalah agama mayoritas yang penduduknya Indonesia sebahagian besarnya adalah beragama Islam. Kedua, Pa...

Vital! Rakyat Memilih Partai Politik

Gambar
Oleh Tarmidinsyah Abubakar Partai politik adalah wadah komunikasi, apresiasi, ekspresi para politisi yang menyamakan persepsi dan bersikap dengan suatu ideology untuk memenuhi tuntutan dan harapan politik rakyat. Dalam logika bernegara tentu partai politik dapat menjadi jembatan untuk alat komunikasi unsur-unsur utama negara yakni antara rakyat dengan pemerintahan. Apalagi dalam konsep demokrasi yang mendefinisikan bahwa pemerintahan dari rakyat untuk rakyat. Oleh karena itu seharusnya tidak ada pemerintah jika tidak bertujuan melayani kepentingan rakyat. Jika pemerintahan dan rakyat berkontra maka logikanya, ada yang salah (error) dalam penyelenggaraannya. Bahkan dapat disebut sebagai penyalahgunaan kekuasaan pemerintah (abuse of power). Sedangkan dalam konsep pemerintahan otoriter, kekuasaan pemerintah adanya untuk pemerintahan itu sendiri. Konsep pemerintahan ini menempatkan posisi rakyat sebagai obyek yang sebatas dimanfaatkan untuk kepentingan negara menurut pemerintahannya. ...

Apakah Pemimpin Partai Politik di Indonesia Mempengaruhi Rakyat Secara Kualitas Politik?

Gambar
Salah satu yang mempengaruhi kehidupan rakyat secara signifikan adalah pemikiran-pemikiran pemimpin partai politik di suatu negara atau daerah. Sesungguhnya mereka harus memiliki ideology dalam berpolitik. Masyarakat mendukung partai tersebut karena mereka memahami perjuangan yang dilakukan oleh pemimpin partai politik tersebut khususnya tentang tata cara hidup rakyat yang lebih baik. Pimpinan partai politik itu adalah batasan yang bisa menggambarkan bagaimana rakyat disuatu negara dan masyarakat disuatu daerah. Dengan begitu rakyat bisa berapresiasi dengan kebijakan politik yang dibuat oleh suatu partai, kapan mereka akan diam, kapan mereka akan bersuara, kapan mereka harus patuh dan kapan mereka akan memberontak, misalnya ketika kebijakan itu tidak selaras dengan kepentingan rakyat itu sendiri. Lalu bagaimana membangun suatu rakyat yang teratur dan tidak dipaksakan untuk patuh kepada negara sebagaimana yang kita rasakan dalam kehidupan di negara kita? Dimana mereka patuh dan percay...