Rakor Komisi VIII dengan Menteri Agama Dipimpin Ala Preman
Rakor Komisi VIII Dipimpin Ala Preman Memantau prilaku DPR kita saya merasa bahwa kualitas sekelas babi berlari (Pig Run) dalam politik, mereka belum memiliki seni komunikasi yang memberi kesan sebagaimana seorang wakil rakyat di negara demokrasi. Lihat saja apa yang dipertontonkan komisi VIII ketika melakukan rapat kordinasi dengan Menteri Agama. Kualitas bicara DPR kita sekelas komandan serdadu Vietnam dalam Film perang Amerika. Rapat Komisi VIII tidak pernah mengatur manajemen pembahasan, misalnya mengatur pembahasan secara substantif setiap permasalahan yang dihadapi dalam penyelenggaraan tugas. Akhirnya hasil pembahasannya hanya bisa dimanfaatkan untuk mempertegas siapa mereka kepada rakyat pemilih. Kondisi sosial dalam politik yang masih berpotensi untuk terus dibodohkan karena kita belum memahami hal-hal fundamental dalam politik dan sisi yang menopangnya. Tentu saja masyarakat Indonesia yang belum lama memelihara budaya demokrasi itu sebahagiannya yang bermental preman mera...