Postingan

Vital! Rakyat Memilih Partai Politik

Gambar
Oleh Tarmidinsyah Abubakar Partai politik adalah wadah komunikasi, apresiasi, ekspresi para politisi yang menyamakan persepsi dan bersikap dengan suatu ideology untuk memenuhi tuntutan dan harapan politik rakyat. Dalam logika bernegara tentu partai politik dapat menjadi jembatan untuk alat komunikasi unsur-unsur utama negara yakni antara rakyat dengan pemerintahan. Apalagi dalam konsep demokrasi yang mendefinisikan bahwa pemerintahan dari rakyat untuk rakyat. Oleh karena itu seharusnya tidak ada pemerintah jika tidak bertujuan melayani kepentingan rakyat. Jika pemerintahan dan rakyat berkontra maka logikanya, ada yang salah (error) dalam penyelenggaraannya. Bahkan dapat disebut sebagai penyalahgunaan kekuasaan pemerintah (abuse of power). Sedangkan dalam konsep pemerintahan otoriter, kekuasaan pemerintah adanya untuk pemerintahan itu sendiri. Konsep pemerintahan ini menempatkan posisi rakyat sebagai obyek yang sebatas dimanfaatkan untuk kepentingan negara menurut pemerintahannya. ...

Apakah Pemimpin Partai Politik di Indonesia Mempengaruhi Rakyat Secara Kualitas Politik?

Gambar
Salah satu yang mempengaruhi kehidupan rakyat secara signifikan adalah pemikiran-pemikiran pemimpin partai politik di suatu negara atau daerah. Sesungguhnya mereka harus memiliki ideology dalam berpolitik. Masyarakat mendukung partai tersebut karena mereka memahami perjuangan yang dilakukan oleh pemimpin partai politik tersebut khususnya tentang tata cara hidup rakyat yang lebih baik. Pimpinan partai politik itu adalah batasan yang bisa menggambarkan bagaimana rakyat disuatu negara dan masyarakat disuatu daerah. Dengan begitu rakyat bisa berapresiasi dengan kebijakan politik yang dibuat oleh suatu partai, kapan mereka akan diam, kapan mereka akan bersuara, kapan mereka harus patuh dan kapan mereka akan memberontak, misalnya ketika kebijakan itu tidak selaras dengan kepentingan rakyat itu sendiri. Lalu bagaimana membangun suatu rakyat yang teratur dan tidak dipaksakan untuk patuh kepada negara sebagaimana yang kita rasakan dalam kehidupan di negara kita? Dimana mereka patuh dan percay...

Tjoet Nyak Dhien, Tjoet Meutia, Keumalahayati, Bukti Emansipasi dan Kemajuan Aceh

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Mendengar nama Tjoet Nyak Dhien, Tjoet Meutia dan Laksamana Keumalahayati yang terbersit dipikiran kita dimasa kini adalah suatu image tentang keberanian masyarakat dan kiprah perempuan perempuan Aceh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945. Meski mereka belum tahu tentang Republik Indonesia sebagaimana perempuan Aceh hari ini tetapi jiwa dan raganya telah dikorbankan sepenuhnya untuk membela tanah air atau bangsanya yang sekarang ini dimana anak-anak cucunya hidup dalam negara bernama Republik Indonesia. Begitupun bagi masyarakat Aceh,  jiwa dan raga perempuan-perempuan hebat itu telah ditanamkan kepada orang-orang yang hidup kemudian yang sebangsa dan setanah air dengannya. Hingga kini nama ketiga pahlawan nasional ini memberi inspirasi yang sangat kuat tentang semangat  juang masyarakat Aceh dan bernilai ekstra bagi mereka perempuan-perempuan Aceh hingga sekarang bahkan dimasa depan. Ringkasan Identitas, mengutip Wikipedia, sebaga...

Prof. Amien Rais, Jend. Gatot Nurmantyo dan Prof. Din Syamsuddin Pengkritik Besar Memenuhi 15 Syarat Normal Pengkritik.

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Pemberitaan publik selama ini banyak tertuju kepada tiga tokoh yang kerap melakukan kritik kepada pemerintah. Beberapa waktu lalu baru saja kita mengakhiri pemberitaan tentang tokoh-tokoh politik menengah diparlemen yang gencar menyerang kebijakan pemerintah Joko Widodo. Namun apakah setelah dianugerahkan penghargaan oleh presiden Jokowi mereka kelihatan  mulai jinak? Ataukah ada kompensasi dapat meruntuhkan syarat normal mereka sebagai pengkritik. Ada pola-pola perjuangan tokoh politik yang sengaja dilakukan dengan cara menyerang tanpa segan dan tokoh tersebut berbicara lantang pada sasaran dan tampilan itu meski terlihat berlebihan (lebay) tapi karena keseriusan dan sikapnya yang kuat maka tentu tidak semua tokoh bisa melakukannya. Tokoh-tokoh politik berkarakter seperti itu tentunya berani berhadapan dengan pemerintah namun pada sebahagian masyarakat ada juga yang menganggap mereka lancang. Padahal ketika mereka tiada atau diam maka n...

Tabungan Haji, Identitas Generasi Muslim Masa Depan

Gambar
"Mempersiapkan Haji Dari Muda Adalah Identitas Muslim Masa Depan" Oleh : Tarmidinsyah Abubakar Melaksanakan ibadah Haji adalah Rukun Islam kelima bagi pemeluk agama Islam. Meski diwajibkan bagi mereka yang mampu namun bsgi ummat Islam telah menjadi kewajiban yang tidak lagi mempermasalahkan mereka mampu atau tidak. Justru karena itu maka daftar antri masyarakat yang mendaftar haji begitu padat bahkan telah memenuhi kuota hingga beberapa tahun kedepan. Besarnya animo masyarakat yang mendaftar untuk menunaikan ibadah ini membutuhkan persiapan mereka sejak dini. Salah satu persoalan mendasar dalam melaksanakannya adalah tempat penyelenggaraan ibadah yang jauh yakni di Kota Mekkah negara Arab Saudi. Karena jarak itulah yang memberi diapensasi bahwa hanya mereka yang mampu dapat melaksanakannya, dimana warga Islam yang sudah bisa membebaskan diri dari keterikatan dengan anak balita, dan tanggung jawab lainnya. Salah satu kendala utama adalah kalangan masyarakat ya...

Rakor Komisi VIII dengan Menteri Agama Dipimpin Ala Preman

Gambar
Rakor Komisi VIII Dipimpin Ala Preman Memantau prilaku DPR kita saya merasa bahwa kualitas sekelas babi berlari (Pig Run) dalam politik, mereka belum memiliki seni komunikasi yang memberi kesan sebagaimana seorang wakil rakyat di negara demokrasi. Lihat saja apa yang dipertontonkan komisi VIII ketika melakukan rapat kordinasi dengan Menteri Agama. Kualitas bicara DPR kita sekelas komandan serdadu Vietnam dalam Film perang Amerika. Rapat Komisi VIII tidak pernah mengatur manajemen pembahasan, misalnya mengatur pembahasan secara substantif setiap permasalahan yang dihadapi dalam penyelenggaraan tugas. Akhirnya hasil pembahasannya hanya bisa dimanfaatkan untuk mempertegas siapa mereka kepada rakyat pemilih. Kondisi sosial dalam politik yang masih berpotensi untuk terus dibodohkan karena kita belum memahami hal-hal fundamental dalam politik dan sisi yang menopangnya. Tentu saja masyarakat Indonesia yang belum lama memelihara budaya demokrasi itu sebahagiannya yang bermental preman mera...

Tujuh Hal Penting Memimpin Partai Politik di Era Pandemi

Gambar
Tujuh Hal Penting, Memimpin Partai Politik Di Era Pandemi? Covid 19 atau sering disebut era corona banyak membuat perubahan cara hidup dan sisi-sisi kehidupan vital dalam prosesi kehidupan masyarakat dunia. Untung saja dimasa ini teknology memasuki tahapan dalam penyempurnaannya yang menunjang hubungan lintas manusia dibelahan bumi tanpa batas kecuali pertemuan fisik secara langsung. Kita tidak dapat lagi menyaksikan atau menikmati gegap gempita dan riuh sorakan sebagaimana dalam pertandingan sepak bola yang dihadiri oleh ribuan penonton dalam stadion yang besar. Kita tidak dapat lagi menikmati dan menyaksikan secara lansung gegap gempita kampanye politik yang dibanjir massa sebagaimana pemilu dan pemilihan presiden dimasa lalu.  Mungkin saja suatu saat hal itu dapat normal kembali ketika wabah yang dihegemonikan ini hilang atau punya alat yang memberi kekebalan kepada setiap orang sebagaimana suntikan anti cacar. Lalu, bagaimana kita memilih cara hidup, cara memimpin yang selalu d...