Bagaimana Seharusnya Rakyat dan Pemimpin

"Kepada Rakyat Aceh"
Siapapun Gubernur, Bupati dan Pejabat lain maka siapapun anda harus menyampaikan masalah pribadi, kelompok dan mslh sosial yg anda paham.

Kewajiban itu adalah wajar krn mereka adlh pemimpin anda dalam pemerintah.

Jika anda tidak menyampaikan maka anda yg salah krn tidak pernah memberitahukan kpd mereka.

Bahwa mereka tidak menggubris bahkan tidak mau berjumpa dgn anda itu urusan lain lagi, yg penting anda sudah melakukan tugas anda.

Pemimpin yg cerdas dengan mengetahui masalah anda maka ia dapat membuat dan membagi peta masalah sosial dan menanganinya secara baik.

Respon itulah yg menentukan pejabat bersangkutan sebagai pelayan publik. Mereka berkuasa bukan sebagaimana raja dimasa lalu, raja berkuasa atas tanah, air dll dan rakyat hidup dalam sistem kepemimpinan otoritarian dan mereka raja sebagai TUAN yg harus dipuja puji krn mereka menentukan makan dan hidup mati rakyat.

Sdgkan pemimpin skrg dipilih rakyat, mereka dalam sistem pemerintah adlh pelayan rakyat, tidak bisa menjelma menjadi penguasa sbgmana raja dimasa lalu. Kalau mereka lakukan juga saya jamin penguasa itu pemimpin pantengong yg tidak paham sistem kepemimpinan Demokratis dan tdk pahan peran dan fungsi, tidak paham memimpin rakyat.

Masa depan rakyat tentu salah kaprah. Krn itu kita harus memahami bagaimana sesungguhnya memimpin sisial dan bagaimana pemimpin melakukan kerusakan sosial akibat ketidakpahamannya dalam memimpin, ironisnya sedikit dari kita yg paham. 

Maka apapun yg berlaku dalam pemerintahan menjadi model pembangunan yg harus diterima oleh rakyat bahkan di negeri yg lebih tertinggal pembangunan apapun diyakini sbg pemberian tuhannya bahkan sering juga dianggap sbg takdirnya.

Padahal mereka terjerembab dalam kebodohan dan tentu saja pemimpinnya yg pantengong yg sama pola pikirnya dgn sebagian besar rakyat. 

Alhasil mereka menghadapi masalah sosial dalam waktu panjang krn dianggap demikianlah pembangunan yg ditakdirkan tuhan, dan mereka tdk mampu melihat yg lain sebagai perbandingan krn kezaliman dan kebodohan pemimpinnya.

Lihatlah daerah dan negara yg terjerembab itu akan sulit keluar dari masalahnya krn pola pikir pemimpinnya sama dengan rakyatnya, yg membawa ajaran lain dianggap musuh dan sesuatu yg mustahak.

Selamat Pagi,,,
GRAM


Postingan populer dari blog ini

Jalan Sunyi Dari Puncak Seulawah

BUKU RAKYAT : Lhoksukon & Tanah Luas: Dua Wajah Loyo Pikiran di Tengah Kaya

Hak Referendum Rakyat Aceh Bukan Mustahil