Postingan

𝕭𝖑𝖔𝖌 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖊𝖑𝖆𝖏𝖆𝖗𝖆𝖓 𝕻𝖔𝖑𝖎𝖙𝖎𝖐 𝕯𝖊𝖒𝖔𝖐𝖗𝖆𝖘𝖎

Gambar
🅰︎🆃︎🅹︎🅴︎🅷︎ 🅼︎🅰︎🅽︎🅳︎🅸︎🆁︎🅸︎ https://atjehmandiri.blogspot.com Blog ini untuk sharing pendapat dan Tempat Menemukan Jawaban Pemimpin atas hal-hal berkaitan dengan problema sosial dan pemerintahan. 𝖡𝗅𝗈𝗀 𝗅𝖾𝖻𝗂𝗁 𝗌𝖾𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂 𝗍𝖾𝗆𝗉𝖺𝗍 𝗆𝖾𝗇𝖼𝗎𝗋𝖺𝗁𝗄𝖺𝗇 𝗉𝖾𝗆𝗂𝗄𝗂𝗋𝖺𝗇 𝗌𝖾𝗁𝖺𝗋𝗂-𝗌𝖾𝗁𝖺𝗋𝗂 𝗌𝖾𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂 𝖼𝖺𝗍𝖺𝗍𝖺𝗇 𝗁𝖺𝗋𝗂𝖺𝗇, 𝗁𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗃𝖺 𝗌𝖾𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂 𝗉𝖾𝗆𝗂𝗆𝗉𝗂𝗇 𝖻𝖾𝗋𝗂𝖽𝖾𝗈𝗅𝗈𝗀𝗒 𝗄𝗂𝗍𝖺 𝗆𝖾𝗆𝗂𝗅𝗂𝗄𝗂 𝗄𝗈𝗇𝗌𝖾𝗉 𝗄𝖾𝗁𝗂𝖽𝗎𝗉𝖺𝗇 𝗒𝖺𝗇𝗀 𝗄𝗂𝗍𝖺 𝗒𝖺𝗄𝗂𝗇𝗂 𝗆𝖺𝗆𝗉𝗎 𝗎𝗇𝗍𝗎𝗄 𝗆𝖾𝗆𝗉𝖾𝗋𝖻𝖺𝗂𝗄𝗂 𝗄𝖾𝗁𝗂𝖽𝗎𝗉𝖺𝗇 𝗌𝗈𝗌𝗂𝖺𝗅. 𝖩𝖺𝖽𝗂 𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗋𝗉𝗋𝖺𝗌𝖺𝗇𝗀𝗄𝖺 𝗌𝖾𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂 𝗉𝖺𝗆𝖾𝗋 𝗄𝖾𝗁𝖾𝖻𝖺𝗍𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗎𝗅𝗂𝗌, 𝗄𝖺𝗋𝖾𝗇𝖺 𝗉𝖺𝖽𝖺 𝖽𝖺𝗌𝖺𝗋𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗒𝖺 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝖿𝗈𝗄𝗎𝗌 𝗌𝖾𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂 𝗉𝖾𝗇𝗎𝗅𝗂𝗌. 𝖳𝖾𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗁𝖺𝗅 𝗂𝗇𝗂 𝖺𝖽𝖺𝗅𝖺𝗁 𝗉𝗋𝗂𝗅𝖺𝗄𝗎 𝖽𝖺𝗇 𝗁𝗈𝖻𝖻𝗒 𝗒𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗂𝗅𝖺 𝗌𝗎𝖺𝗍𝗎 𝗆𝖺𝗌𝖺 𝗐𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗄𝗂𝗍𝖺 𝗍𝖾𝗅𝖺𝗁 𝗍𝗂𝖺𝖽𝖺 𝗄𝖾𝗍𝗂𝗄𝖺 𝗈𝗋...

Rakyat Melarat karena Partai Politik Disandera Ambisi Kekuasaan

Gambar
Rakyat Melarat karena Partai Politik Disandera Ambisi Kekuasaan Dalam sistem demokrasi, partai politik seharusnya menjadi alat perjuangan rakyat. Ia hadir sebagai jembatan antara suara rakyat dan kekuasaan negara. Tapi hari ini, partai politik tak lebih dari kendaraan pribadi untuk mengejar jabatan dan kekayaan segelintir elit yang tidak paham politik, tidak paham pemerintahan, apalagi mengerti penderitaan rakyat. Banyak orang mendirikan partai tanpa pernah belajar ilmu politik, tidak pernah memahami ilmu kenegaraan, dan jauh dari nilai-nilai etika dalam berbangsa. Mereka hanya punya satu hal: ambisi. Dan ambisi tanpa ilmu dan nilai, tentu endingnya hanya akan melahirkan kerusakan rakyat. Bahkan mereka tidak paham kemana berpihak dalam pilihan normal bila dihadapkan dua pilihan yang disodorkan. Misal memilih berpihak ke keluarganya daripada berjalan di jalur keadilan. Hal sebesar itu saja seorang yang disebut pemimpin, ia tidak mampu bersikap bagaimana mereka menjadi pemimpin rakyat. K...

Pemimpin Bodoh Rakyat Pasti Dominan Bodoh, Rakyat Bodoh Tak Mungkin Paham Pemimpin Pintar

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abu (Godfathers) Keberadaan suatu bangsa ditentukan secara mutlak oleh para pemimpin politik di negara yang bersangkutan. Namun perlu digaris bawahi bahwa pemimpin partai politik akan mendominasi hegemony kekuasaan politik bila sistem politik diluar batasan sistem demokrasi. Kenapa penulis membedakan pemimpin politik dan pemimpin partai politik? Di negara-negara yang demokrasi sudah baik dan masyarakat hidup dengan standar mampu memenuhi kebutuhan primerynya, pemimpin partai politik itu tidak secara mutlak menjadi dominasi calon presiden atau calon kepala daerah. Kenapa? Pertama, Secara mental dan moral  pendidikan politik rakyat mengarah pada sistem bernegara, sehingga mereka yang terjun ke partai politik kualitasnya adalah warga masyarakat yang baik, berkesadaran dengan fungsi partai politik dan tujuan mereka sebagai negarawan, sehingga mereka dituntut untuk belajar dan mampu mengajarkan rakyat dalam berpolitik dan bernegara.  Jadi bukan sebal...

Partai Politik, Nilai Bukan Harga

Gambar
   Ustad Pandu Senior KPK "Partai Nilai, Bukan Harga" Di negeri ini, banyak orang sekolah tinggi. Gelar akademik berjejer di belakang nama. Tapi sayangnya, pikiran mereka tak ikut tinggi. Dalam demokrasi, mereka tak berbeda jauh dengan yang tak bersekolah. Karena ukuran berpikirnya sama: harga. Harga sebuah suara. Harga sebuah jabatan. Harga sebuah kekuasaan. Padahal, bangsa ini tidak dibangun dari harga. Bangsa ini dibangun dari nilai. Nilai tentang kemandirian. Nilai tentang kejujuran. Nilai tentang keberanian bersikap benar meski sendiri. Rakyat pun ikut terbiasa berpikir soal harga. Mereka tidak lagi mencari pemimpin yang bijak, tapi yang paling banyak memberi. Lalu kita heran, mengapa kita terus miskin, mengapa kita terus sengsara. Jawabannya sederhana: kita memilih harga, bukan nilai. Kini saatnya kita bangun partai baru. Partai yang tidak membeli suara rakyat, tapi menyadarkan rakyat. Partai yang tidak membeli kader, tapi membangun kader dengan nilai. Partai ini tidak ...

Beda Si Harga dan Si Nilai

Gambar
Si Harga dan Si Nilai: Kisah Dua Wajah Pemimpin" Dulu, di sebuah kampung bernama Nusantara, hiduplah dua orang yang sangat berbeda. Yang satu bernama Si Harga, bajunya selalu licin disetrika, mobilnya mewah, dan suaranya lantang saat kampanye. Tiap musim pemilihan, dia datang bawa sembako, bagi-bagi uang, dan berjanji membangun langit kalau perlu. Orang-orang bersorak. "Inilah pemimpin masa depan!" teriak mereka. Yang satu lagi bernama Si Nilai, bajunya biasa saja, sepatunya usang, tapi isi kepalanya tajam dan hatinya bersih. Ia tak punya banyak uang, tapi ia sering duduk bersama rakyat, mendengar keluhan, dan berbicara soal masa depan. "Dia baik sih, tapi nggak bisa apa-apa," kata sebagian orang. "Nggak ada uangnya," kata yang lain. Lalu pemilihan datang. Rakyat memilih Si Harga. Tentu saja, karena dompet mereka hari itu kenyang. Tapi setahun setelah pemilihan, jalan kampung tetap becek, sekolah tetap rusak, sawah malah digadai. Sembako h...

Kepala Daerah Tidak Wajar Salah dan Salah Dalam Standar Pelayanan Publik

Gambar
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar (goodfa) Seseorang menjabat Kepala Daerah, apakah dia Gubernur, Bupati atau Walikota sewajarnya harus senantiasa benar dalam kebijakan publik.  Karena mereka adalah orang terpilih diyakini dengan trust rakyat bahwa merekalah yang terbaik diantara semua warga masyarakat di daerahnya. Kepala daerah harus tergolong dalam kecakapan yang tinggi dan merupakan warga yang mumpuni dalam ilmu membangun rakyatnya. Maka hidup mereka diberi segala fasilitas negara yang paling lengkap dibanding semua warga negara lain di daerahnya. Intinya mereka diberi alat membuat kebijakan dan aturan serta untuk pengambilan keputusan yang paling lengkap di negara ini. Asisten, ajudan, dan staf ahli serta jaringan kerjanya di semua SKPA semua dibayar rutin, tidak ada bandingannya bila dihadapkan dengan organisasi apapun milik masyarakat. Maka sewajarnya kepala daerah tidak boleh ada kamus lupa atau alpa dalam kinerjanya. Kalau mereka lupa atau alpa apa bedanya dengan wa...

Nyaman Dengan Pikiran, Maka Otak Tidak Bekerja

Gambar
By. Good Fathers Salah satu kecenderungan pada manusia adalah mereka akan berada dimana mereka merasa paling nyaman. Apakah secara fisik ataupun secara mental. Dalam menempatkan pikiran kemudian orang  mengambil sikap juga tidak berbeda, sudah pasti orang-orang akan cenderung memilih tempat yang nyaman sebagaimana isi pikirannya. Pada dasarnya pilihan ini sudah tepat karena pada hakikatnya orang cenderung memilih suatu kehidupan yang indah dan nyaman sebagaimana yang diilustrasikan dengan surga dalam ajaran Islam.  Tentu saja kalau bisa kita buka file dalam otak setiap orang salah satu big file paling besar di otaknya adalah bidadari disurga bagi semua orang lelaki yang taat dan bagi perempuan digambarkan mendapatkan bidadara yang rupawan. Karena itu pikiran orang sejak mereka kecil akan mempengaruhi cara pikirnya hingga sepanjang hidupnya kecuali orang tersebut melawan kenyamanan dari dalam dirinya. Misalnya, kita dibesarkan dengan melihat orang eropa sebagai musu...