Bagaimana Disebut Berbuat Dalam Politik dan Bernegara (Menjawab Kekeliruan Politisi Memahami Pekerjaan Politik)
☂️Suatu ketika ada yang mengatakan "Jangan banyak Mengkritik bos Berbuatlah" begitulah awamnya pemikiran tentang politik dan bernegara pada sebahagian rakyat kita.
Saya ingin menjelaskan "Apa Sebenarnya Pekerjaan Politik?
Pada masyarakat yang bertanya tadi mungkin anggapannya pekerjaan politik itu adalah membuat pertemuan dengan masyarakat kemudian membagikan sembako, saya menyebut sembako karena yang mampu dibagi itu ya sebatas sembako kpd masyarakat.
Jarang sekali masyarakat dibagikan sepeda motor dalam politik bahkan selevel presidenpun hanya mampu membagikan sepeda meski ada semangat lain yang dititip dalam hadiah itu. Kemudian apalagi yang dikerjakan oleh orang politik ialah pembagian kain sarung dan memberi makan anak yatim dan kenduri kpd fakir miskin sambil mereka mengadakan pesta atau syukuran.
Hal inilah yg kemudian dianggap sebagai pekerjaan politik. Padahal sungguh itu jauh panggang dari api dan pilihan kegiatan tersebut adalah kekeliruan dalam memahami kegiatan politik yang sesungguhnya. Namun karena kebiasaan yang salah itu akhirnya ketika rakyat mengharapkan haknya dari negara sebagaimana saat menghadapi corona maka para pejabat dan wakil rakyatnya tidak mampu mengangkat rakyat supaya mendapat tempat utama dalam perhatian negara. Disinilah kita paham bahwa rakyat hanya dianggap sebatas penerima bantuan dan tidak punya hak kepada negara kecuali sebatas sembako.
Lantas apa yang sesungguhnya pekerjaan politik??
Para politisi Harus Bersikap untuk memperjuangkan hak rakyat pada negara sebagaimana konstitusi dan tentu sebagaimana berlaku pada negeri orang, misalnya ketika terjadi corona di negeri lain maka para pejabat dan wakil rakyatnya berembuk kemudian membiayai dan melindungi rakyatnya secara baik. Dengan begitu di negara lain masih ada kemampuan para pejabat dan wakil rakyat berpolitik menempatkan rakyat utk dilayani oleh pejabat dan wakilnya. Meski tidak mendapat kiriman sembako dengan pesan terselubung tapi rakyat negara lain mendapatkan kiriman uang ke rekening pribadinya dari pemerintah.
Jadi apa pekerjaan utama orang politik? Berbicara dgn konsep politiknya meyakinkan parlemen dan eksekutif untuk memberi yang terbaik kepada rakyatnya. Bukan sebagai penerima sumbangan atau sedekah pejabat sebagaimana sekarang. Kalau mereka berwawasan luas maka jauh sebelumnya wakil rakyat sudah membuat UU tentang musibah yang bakal dihadapi masyarakat. Kemudian mereka bersuara lantang agar negara melunasi kewajibannya kepada rakyat sesuai Undang-Undang.
Berikutnya diluar parlemen, apakah pekerjaan politik?
Tidak lain adalah memberi ketauladanan dan mengajarkan rakyat tentang bernegara agar rakyat memahami hak-hak dan kewajibannya. Jika masyarakat bodoh maka pemimpin dan para politisi harus bertanggung jawab. Pertanyaannya anda sebagai politisi anda sudah berbuat apa untuk masyarakat?
Bila anda mengajarkan rakyat dengan ilmu yg benar maka itulah yg disebut anda berbuat untuk masyarakat. Tetapi bila anda hanya sekali saja menyampaikan pikiran ditengah masyarakat maka baru sekali itulah anda berbuat utk rakyat sebagai politisi, kalau setiap hari anda mencerdaskan rakyat maka setiap hari anda melakukan pekerjaan politik. Kalau setiap hari anda mengkritisi kekurangan pemerintah dan membuka tabir yang memperjelas hak rakyat maka setiap hari anda melakukan pekerjaan politik untuk kepentingan rakyat.
Terus bagaimana yang keruk jalan dan memberi sembako kpd rakyat?? itu bukan pekerjaan politik tetapi memberi sumbangan, atau bersedekah, imbalannya tidak perlu dibalas dengan politik oleh rakyat krn bakal dibalas dengan pahala oleh Allah jika sumbangan tersebut benar-benar ikhlas. Lalu kalau politisi mengharap balasan dgn dukungan politik kpdnya atau partainya gimana??
Itu adalah pembodohan sosial yang nyata, masa gara-gara sembako segitu harganya rakyat harus membarter suaranya kepada politisi yang mentalitasnya tidak sesuai dengan kriteria pemimpin atau wakil rakyat.
Nah,,,supaya rakyat bisa dihargai oleh negara misalnya saat corona maka negara harus mensubsidi hidup rakyat secara penuh seperti di Australia 11 juta per keluarga dan perminggu. Begitu hak rakyat yang sesungguhnya karena rakyat itulah elemen negara yg utama tanpa rakyat maka tidak memenuhi syarat adanya sebuah negara. Maka pemimpin dan politisi jgn anggap remeh positioning rakyat dalam negara.
Demikian narasi singkat, semoga bermanfaat.
Salam
