Postingan

"Pap Keubiri, Kritik Dianggap Mau Rebut Jabatan Gubernur"

Gambar
Saya terperangah membaca kalimat satire yang menyudutkan pengkritik pemerintah Aceh adalah mereka yang ingin merebut jabatan Gubernur.  Kalau pihak lain barangkali kita memaklumi tetapi jika orang yang kita paham siapa tentu hal ini miris sekali. Lagipula perebutan jabatan itu dalam masa lima tahunan. Kemudian dipilih lagi oleh rakyat.  Perlu anda ketahui, kondisi pemahaman politik di Aceh sungguh tidak menguntungkan pelaku kritik karena yang mendukung pengkritik itu hanya orang yang paham persoalan. Kemudian yang perlu diingat bahwa pengkritik itu adalah sebahagian besar memiliki ilmu pengetahuan bahkan tentu saja wawasannya lebih luas, jika tidak mustahil seseorang bisa memposisikan diri sebagai pengkritik. Bahkan mental pengkritik justru lebih siap dari pemimpin yg dikritik karena dia telah memilih jalan hidup dalam masa rezim berjalan untuk tidak mendekati serta menggunakan fasilitas kekuasaan pemerintah. Dengan demikian posisinya cukup jelas dan tidak abu-abu. Karena masyarakat le...

Pejabat Negeri Ini Hanya Bersedakah Kepada Rakyat Bukan Memperjuangkan Hak Rakyat Pada Negara

Gambar
Selamat Siang Ada masanya narasi ini sangat bermanfaat dlm bernegara ketika sebahagian besar memahaminya. ____________________________________ Sebagai warga negara saya merasa heran, karena pemimpin pemerintah tidak pernah mampu memposisikan rakyat sebagai elemen utama bahkan sesungguhnya rakyat itu adalah syarat utama bagi suatu negara. Indikatornya dimana?? Ketika ada ancaman keselamatan atau masalah bencana yg dihadapi rakyat para petinggi negeri ini hanya sekedar memberi dan mengumpulkan bantuan pribadi dan kelompoknya untuk bantuan ala kadarnya bagi rakyat. Ini diluar kebiasaan sebagaimana di negara lain yang menempatkan rakyatnya secara berdaulat sehingga Kas Anggaran negara juga disiapkan untuk rakyatnya secara sempurna. Ayo kita berpikir!! Para pejabat memberi sumbangan, bahkan saya yakin diniatkan untuk Sedekahnya. Pertanyaan yg timbul apakah posisi rakyat dalam elemen negara dianggap sebagai Pengemis atau Penerima Sedekah?? atau Penerima sumbangan ala kadar,,,,? Kemudian, Apa...

Sistem Kepemimpinan Aceh Masih Feodal Rakyat Sulit Berkembang

Gambar
Selamat Pagi Salah satu fenomena dalam keseharian masyarakat Aceh adalah berkumpul dan kebiasaan hidup ramai. Maka ini menjadi budaya hingga diselipkan dalam tatanan ibadah misalnya tahlil, samadiyah yang berhari-hari. Demikian juga dalam ibadah murni yaitu shalat berjamaah lima waktu dan shalat jumat, dimana selain lebih banyak pahala juga ada semangat silaturrahmi dan kebersamaan yang merupakan kekuatan politik Islam. Begitu pula dalam seni budaya yang umum diketahui seperti Rapai, saman, seudati yang selalu melibatkan orang banyak. Budaya berkumpul menjadi semangat hidup dan kekuatan (power) yang kemudian dijadikan ikon hidup, yakni "Udep Saree Matee Syahid" Keberadaan masyarakat Aceh ini tentu tergantung dari kondisi sosial dimasa itu dimana-dimana manusia masih mengadu kehebatan perang fisik menaklukan pihak lain untuk menambah luas kekuasaannya. Kebiasaan hidup ramai ini berkembang hingga sekarang, baik di Aceh maupun diluar Aceh, karena mencari nafkahpun lebih banyak t...

Pemerintah Gunakan Hati Terhadap Warga Aceh Di Luar Negeri

Gambar
Pemerintah Aceh Harus Lebih Bijaksana dlm membuat kebijakan terkait kepulangan warga Aceh yang bekerja diluar negeri. Sebagai pemerintah rakyat Aceh naif sekali bila mereka dibiarkan terkatung-katung dinegeri orang dengan ancaman sengsara dan lapar. Ketika suatu negara dilakukan lockdown maka banyak konsekuensi yang ditanggung oleh warga kita diluar. Karena negara tersebut hanya membiayai kebutuhan warga negaranya sementara warga kita yang pendatang disana tentu tidak mendapat fasilitas apapun. Katika semua pekerjaan dihentikan maka warga praktis tidak bekerja dan tidak memiliki pendapatan untuk biaya hidupnya. Sementara mereka harus berada di rumah, Pertanyaannya mereka makan apa untuk bertahan hidup keluarganya di negeri orang. Saya banyak mendapat informasi bahwa banyak dari warga kita sekarang dalam kemelaratan dan terancam kelaparan apalagi dinegara-negara yang sudah sebulan diberlakukan lockdown. Karena di negeri lain itu lockdown itu serius dengan segala konsekuensinya tidak seb...

Gubernur, Bupati,, Walikota yang "Tidak Berani Membuat Keputusan Seharusnya Mundur Untuk Bisa Berbuat Bagi Rakyatnya"

Gambar
Opini Politik ______________________________ ___________________ Oleh Tarmidinsyah Abubakar Kepala Daerah yang bersembunyi dan tidak berani membuat Keputusan terhadap keselamatan rakyat di daerahnya sebaiknya Mundur. Serahkan saja kepada Wakilnya dengan catatan wakilnya itu berani membuat keputusan tentang pilihan sikap daerah dalam menghadapi darurat corona. Jangan bermain dan ngeles dengan kebijakan publik di Aceh dalam menghadapi Darurat Wabah. Pilihan Keputusan Bagi Pemerintah Sudah Disediakan Oleh Negara. Seharusnya Kepala Daerah membuat rapat kordinasi, bisa saja melalui telekonferen dengan semua kepala daerah untuk kesepakatan membuat keputusan menjalankan UU tentang kesehatan dan keselamatan rakyat. Pimpinan DPRA dan DPRK juga harus bisa mengarahkan pada beberapa opsi keputusan yang berorientasi untuk kemudahan pengambilan keputusan dgn elemen lain, Demikian pula kepala polisi dan kepala tentara harus memberi opsi pilihan keputusan bagi kepala daerah antara kebijakan pusat dan ...

Kajian Ringkas Dugaan Keliru Dalam Beragama

Gambar
Banyak hal yang kita lakukan dalam keseharian dan menjadi kebiasaan kita yang jarang sempat kita evaluasi, apakah cara kita sudah benar atau kita salah kaprah. Begitupun terhadap ajaran dalam beragama kita gencar melakukan ibadah hanya karena kita yakin bahwa aktivitas kita sudah benar sebagaimana yang dilakukan nenek moyang kita. Perlu kita ketahui bahwa dunia penuh dengan perubahan, orang-orang terus berpikir dan mengembangkan inovasi melalui teknology yang menyamai kegaiban, jika dimasa lalu hal-hal gaib itu hanya bisa dilakukan melalui perantara jin, syaitan, iblis dan sejenisnya. Tapi sekarang hal itu telah berubah dimana manusia dengan ilmunya juga sudah mampu menciptakan hal-hal yang dulu kita anggap gaib melalui energy berbagai macam. Jika manusia lain apakah mereka kita anggap kafir atau Atheis diberikan kemampuan Ilmu oleh Allah untuk menciptkan itu tentu saja bagi kita ummat Islam jangan sekali-kali kita anggap Allah tidak memberikan kepada kita. Yang berbeda hanya cara piki...

Kajian Ringkas Dugaan Cara Keliru Kita Beragama

Gambar
Banyak hal yang kita lakukan dalam keseharian dan menjadi kebiasaan kita yang jarang sempat kita evaluasi, apakah cara kita sudah benar atau kita salah kaprah. Begitupun terhadap ajaran dalam beragama kita gencar melakukan ibadah hanya karena kita yakin bahwa aktivitas kita sudah benar sebagaimana yang dilakukan nenek moyang kita. Perlu kita ketahui bahwa dunia penuh dengan perubahan, orang-orang terus berpikir dan mengembangkan inovasi melalui teknology yang menyamai kegaiban, jika dimasa lalu hal-hal gaib itu hanya bisa dilakukan melalui perantara jin, syaitan, iblis dan sejenisnya. Tapi sekarang hal itu telah berubah dimana manusia dengan ilmunya juga sudah mampu menciptakan hal-hal yang dulu kita anggap gaib melalui energy berbagai macam. Jika manusia lain apakah mereka kita anggap kafir atau Atheis diberikan kemampuan Ilmu oleh Allah untuk menciptkan itu tentu saja bagi kita ummat Islam jangan sekali-kali kita anggap Allah tidak memberikan kepada kita. Yang berbeda hanya cara piki...