Pemimpin : Lidah, Sikap dan Prilaku
Mengamati dan belajar ttg sikap kepemimpinan setingkat apapun, apakah kelompok, geuchik, bupati, gubernur dan jg pemimpin diluar pemerintah yg wajib mereka miliki adalah sinkronisasi lidah dan sikap, bila itu belum bisa lakukan maka dia itu tergolong pembual, pembohong, pendusta dan munafiq. Yg seperti diatas sering di istilahkan dengan kata mutiara dalam masyarakat Aceh "Cakap Tak Serupa Bikin" Karena mentalitas mereka mmg bukan pemimpin, kalaupun diangkat sebagai pemimpin maka akan kelihatan belangnya. Begitu juga yg belum memimpin kemudian terlihat dia bisa dalam kacamata rakyat krn sering menyisihkan gajinya utk membantu masyarakat apalagi menjelang pemilihan. Tapi sungguh itu bukan ukuran seseorang bisa memimpin, saya kuatir dengan beban besar memimpin daerah ia menghadapi stress karena keinginan menunjukkan eksistensinya ternyata melakukannya tidak sebagaimana yg ia bayangkan. Memimpin itu penuh tekanan mental dan beragam kepentingan para pihak, apalagi para mafia peme...