Dewasa Politik dan Kepemimpinan

Selamat Sore
"Apakah Anda Dewasa"

Seringkali kita menggunakan segala cara dalam politik untuk mencapai kemenangan bahkan pengkhianatan terhadap orang2 yang berjasa membesarkan kita, semua itu menjadi biasa dan dianggap lurah dalam politik di negeri kita.

Pada kondisi yg menguntungkan beramai2 mengerumuni seorang tokoh yang diperlukan adalah posisi dan jabatan serta kebijakannya yg menguntungkan atau bahkan anda bisa mempengaruhinya membuat keputusan2 yg anda inginkan. Berikutnya anda tidak segan2 menghujat pemimpin sebelumnya karena ia tidak lagi menguntungkan anda. Begitulah politik yg dipahami oleh pemain politik kita hingga akhir 2019 ini.

Mereka yg dewasa, ketika mengatakan mendukung anda atau menganggap anda saudara maka ia juga akan ada bersama anda meski ketika dalam perbedaan pendapat dengannya. Karena ia memahami anda bukan seseorang yg mau melakukan segala cara untuk memperoleh kemenangan dalam politik. 

Prilaku ini yg seharusnya perlu dipelajari pd seseorang tokoh politik karena prilakunya yg rutin itu akan menjadi karakternya yg sulit diubah. Ketika sikap ini dianut oleh seseorang secara idealis maka ia sudah mampu menjadi orang dewasa dan bertanggung jawab. Karena ia pun berteman dan menjadi sahabat krn memahami diri anda. Manusia dewasa tidak berlama2 dengan orang yg pemikiran dan prinsipnya berkontra. 

Secara agregat prilaku politisi kita tergolong kekanak-kanakan, yg sama sekali jauh dari kedewasaan, lalu adakah kita berharap ia bertanggung jawab. Terhadap hal ringan benar tetapi giliran menjadi beban sama sekali tidak. Secara garis besar mereka bukanlah orang dewasa.

Maka lihatlah arah dan kecenderungan itu biasa terjadi apalagi di Aceh, ini akibat politisi yg menjadi guru bagi rakyat sungguh berada di level politik yg tanpa filter tanpa nilai tanpa pegangan. Padahal rakyat sangat butuh kpd orang2 dewasa bukan mereka yg mencari untung dipundak rakyat.

Salam