Pendiri Partai Disingkirkan Sama Dengan Menjauhkan Ruh dan Raga Organisasi Politik

"Pendiri Partai Disingkirkan Sama Dengan Menjauhkan Ruh dengan Raga Organisasi"

Sesuatu yg tragis bahkan terjadi terhadap anda yang mendirikan Partai Politik dan Membesarkannya. Pergerakan suatu Partai Politik sebenarnya bukan soal jaringan dan manajemen partai.

Jika itu yg diandalkan maka kondisi ini boleh disebut kerangka organisasi atau jika ia sempurna maka dapat disebut jasadnya organisasi politik. Pengaruh manajemen dan jaringannya tidak memberi dampak yang signifikan terhadap berkembangnya suatu partai. 

Untuk mengangkat dan mengembangkan partai politik butuh Ruh dan platform perjuangan yang sering dikaitkan dgn Ideology. Partai politik tidak memiliki ideology tetapi yang memiliki itu adalah otak dan pemimpin utamanya. Biasanya adalah inisiator pendiri partai politik itu.

Kalau ada partai politik yg dalam perjalanannya menyingkirkan pendiri utamanya maka atau pemikirannya mewarnai partai itu maka dapat dipastikan partai itu akan telah mati suri. Karena Ruhnya telah menjauh dan yg tertinggal raganya. 

Pada ranah kekuasaan yang jahat dimana saja hal ini sering terjadi, indikasinya bisa diperhatikan penguasa akan mendukung calon pemimpin partai yang lemah dan berusaha membuang yang kuat. Padahal yg terjadi sesungguhnya adalah bhw sang penguasa sedang menjauhkan nyawa dan raga partai politik itu yg dianggap bahaya bagi kekuasaannya.

Tulisan ini mengutip perpaduan teori kekuasaan Machiavally dan kecenderungan di daerah kita yg masih mengandalkan politik tanpa fatsun dan etika serta nilai lainnya.

Demikian Narasi Singkat, semoga bermanfaat. Terimakasih.
Salam



Postingan populer dari blog ini

Jalan Sunyi Dari Puncak Seulawah

BUKU RAKYAT : Lhoksukon & Tanah Luas: Dua Wajah Loyo Pikiran di Tengah Kaya

Hak Referendum Rakyat Aceh Bukan Mustahil