Bagaimana Bicara Mendalam Lewat Artikel
Sering kita jumpai orang berbicara atau menulis tentang politik, demokrasi, maupun kehidupan rakyat, tapi hanya datar tanpa kedalaman. Agar jelas perbedaannya, mari kita lihat perbandingan antara tulisan atau ucapan yang dangkal dengan yang mendalam.
Perbandingan Tulisan/Ucapan Dangkal vs Mendalam
| Aspek | Dangkal (Ngelantur) | Mendalam (Berisi) |
|---|---|---|
| Dasar Bicara | Cuma ikut-ikutan | Berdasarkan pengalaman nyata |
| Isi | Umum, normatif | Ada contoh nyata & data |
| Analisa | Hanya di permukaan | Membongkar akar masalah |
| Solusi | Tidak jelas | Ada arah solusi nyata |
| Kesan | Membosankan | Menggerakkan & membuka wawasan |
Dari perbandingan di atas, jelas bahwa berbicara atau menulis secara mendalam tidak cukup dengan slogan. Kita harus paham akar masalah, punya pengalaman, dan menawarkan solusi. Hanya dengan cara inilah gagasan kita bisa membuka pikiran dan menggerakkan orang lain.