Korupsi Berakar Dari Partai Politik
Tidak salah Korupsi di Negeri ini berakar dari parpol. Begitu banyak pimpinan dan kader parpol ditangkap KPK dalam kasus Korupsi.
Mentalitas korup ini berawal dari sistem kampanye yang boros, sebagian besar politisi tidak sabar untuk melakukan kampanye dgn alat2 kampanye yg boros padahal KPU sudah menyederhanakan penggunaan alat peraga kampanye, dimana KPU sudah menyiapkan Baliho Kampanye dibeberapa tempat yang strategis untuk diketahui masyarakat pemilih.
Selain itu soal komunikasi dengan pemilih politisi melakukannya secara tidak benar, mereka memfasilitasi pertemuan dengan orientasi pada pemberian imbalan kepada pemilih. Padahal politisi dapat menarik pemilih untuk menghadiri kampanye dengan cara2 yg benar dan rakyat dapat dihadirkan jika tokoh politik itu menarik disimak pikiran2nya.
Akhirnya menjelang pemilu politisi maupun pemimpin politik akan melakukan segala cara untuk memenuhi kebutuhan biaya kampanye yg boros dan salah arah tersebut.
Saya memandang sistem politik kita seluruh Indonesia dan Aceh tidak berjalan efektif karena sebagian besar politisi hanya mengandalkan biaya dan fasilitas sogok untuk ditukar dengan suara rakyat.
Ini karena apa?
Karena sebagian besar politisi tidak memiliki ilmu politik dan capital politik yg mumpuni.
Jika ini terus berjalan maka para politisi ketika bertugas hanya melakukan konspirasi dengan eksekutif untuk melakukan korupsi. Oleh karena itu mereka sungguh tidak berfungsi sebagai wakil rakyat bahkan sesungguhnya mereka telah menjadi pihak yang merugikan rakyat.
Menurut saya rakyat harus berusaha bersikap yg benar untuk mengubah masa depannya yg lebih baik dimasa depan.
Saya sungguh serius mengajak kita semua introspeksi diri baik politisi maupun rakyat krn tanpa berusaha merubah semua maka DUSTA kalau politik kita sudah baik.
Salam,,,