Beberapa Tanda Aplikasi Investasi Penipu
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar (godfathers)
Banyak aplikasi yang beredar mengincar dana masyarakat dengan tujuan jangka pendek yakni melakukan propaganda untuk penggalangan dana masyarakat melalui akun kemudian setelah terbangun keseimbangan dan menguntungkan mereka gulung lapak.
Secara prinsip aplikasi bisnis investasi paling menarik minat masyarakat secara umum, sehingga bagitu banyak aplikasi berbasis bisnis investasi yang di tawarkan pada masyarakat terutama di Indonesia.
Sebagahagian besar aplikasi yang berdaya tahan menengah rata-rata milik warga luar Indonesia, terutama Inggris, Amerika, meskipun pelakunya kebanyakan dari warga masyarakat Hongkong dan berkebangsaan China kemudian mereka rata-rata mengatas namakan warga Inggris Raya.
Sebahagian besar aplikasi yang dianggap bodong ini di Indonesia ini karena mereka hanya berbasis surat izin dari negaranya masing-masing. Kemudian minus segala izin yang seharusnya di persiapkan untuk operasional dan merekrut dana masyarakat di Indonesia.
Diantara itu bukan sedikit aplikasi bisnis investasi yang justru hanya dipersiapkan untuk masyarakat Indonesia saja tanpa ada masyarakat negara lain.
Parahnya banyak warga masyarakat kita ikut-ikutan membangun perusahaan bisnis tersebut karena melihat keuntungan yang besar dalam bisnis merekrut dana masyarakat yang pada akhirnya mengalami scam dalam waktu sebulan atau dua bulan bahkan hanya dalam hitungan hari.
Kenapa karena daya tahan permodalannya yang terbatas, bahkan ada aplikasi bisnis dari dalam negeri mengatas namakan PT. Batam Mustika Alam dengan nama aplikasi bisnisnya dibahasa Inggriskan yaitu: Idsharefarm, SsnOrchad dan Amine Gold yang bahkan tidak berbekal modal tetapi hanya dengan modal websites saja yang kemudian hanya bertahan dalam beberapa hari saja dan membiarkan webnya terbuka dan banyak masyarakat tertipu melakukan transfer uang ke mereka.
Akibat prilaku warga masyarakat yang bermental penipu dengan membangun aplikasi bisnis investasi hasil pertanian, perkebunan dan pertambangan emas, untuk menarik uang melalui tipuan dimana setiap membuka akun masyarakat mendapat bonus virtual untuk mempengaruhi masyarakat. Akhirnya kepercayaan masyarakat terhadap dunia investasi bisnis online menjadi hilang.
Prilaku oknum tersebutlah yang telah merusak bisnis investasi, dimana beberapa aplikasi bisnis tersebut dirancang untuk daya tahan yang lama bahkan Puluh Ribuan masyarakat mengikuti bisnis tersebut meskipun izin dalam negeri sama sekali kabur. Selama deposit dan Withdraw berjalan lancar maka warga masyarakatpun lebih suka mengikuti bisnis tersebut.
Sebenarnya sebuah bisnis publik yang dirancang dengan rapi dan berdaya tahan maka bisnis semacam arisan berantai dan multi level marketingpun dapat dijalankan meskipun produknya virtual.
Kenapa demikian? Permaslaahannya adalah pada sistem kepercayaan (trust sosial). Selama kepercayaan sosial dapat dibangun secara baik maka bisnis virtual itupun bisa membangun sistem ekonomi masyarakat dalam negara.
Justru karena itu maka pelaku bisnis investasi rekrut dana masyarakat yang berbasis mentalitas penipuan masyarakat tidak hanya sebatas membahayakan warga masyarakat yang menjadi investor tetapi mereka juga merusak sistem trust sosial yang cukup mengkuatirkan dan merusak sistem ekonomi masyarakat Indonesia.
Banyak sekali masyarakat Indonesia yang tidak mengenal perusahaan penipu (ponzi) tersebut sebagai akibat lemahnya pemahaman sistem bisnis online dan keterbatasan pengetahuan masyarakat, apalagi sistem bisnis investasi tergolong baru ditengah masyarakat Indonesia. Berbeda dengan masyarakat di Inggris Raya, Amerika dan China.
Beberapa indikator untuk menempatkan aplikasi bisnis investasi tersebut sebagai penipuan atau bakal scam adalah sebagai berikut :
Pertama, Identitas pemilik perusahaan tertutup atau tidak memberi ruang untuk dikenali oleh anggota dan publik, mereka bersembunyi dibalik program tersebut sebagaimana kebiasaan perusahaan ponzi biasanya mengedepankan hadiah untuk menutupi kekurangannya.
Kedua, Dalam pengorganisasian biasanya dibuat grub anggota dengan aplikasi telegram sehingga bisa menjaga jarak antara pemilik dan pengikut bisnis tersebut, kalau melalui grub Whatapps mungkin saja anggota akan mudah mengetahui mereka.
Ketiga, Keuntungan yang dipublikasi kepada investor hanya untuk menarik minat mereka, biasanya persentase di awal besar kemudian bisa berubah lebih kecil setelah jumlah anggota sudah cukup untuk pengendalian dan keseimbangan rugi laba bisnis investasi online tersebut.
Keempat, Bisnis online ini mencari salah satu produk atau sistem keuangan untuk kamuplase yang menjadi alat kerja bisnis penipuannya, biasanya produk virtual.
Kelima, Kebiasaan Perusahaan Bisnis Penipuan ini memberi bonus diawal, seakan bonus tersebut sebagai kebaikan atau perhatian perusahaan kepada nasabahnya. Padahal itu adalah kamuplase untuk memancing minat dan nafsu masyarakat untuk lakukan deposit dan berinvestasi.
Keenam, Perusahaan bisnis online penipu ini juga seringkali menggunakan simbol atau bahkan nama perusahaan lain yang dikenal publik, para sindikat penipu ini kemudian menyesuaikan jenis bisnisnya dengan perusahaan yang di atas namakannya.
Ketujuh, Untuk mempengaruhi masyarakat calon investor sosial, mereka membangun peran masing-masing, ada yang sebagai pelaku rekruitment, ada sebagai support opinian dan ada yang bekerja sebagai inteligent untuk mengetahui orang yang dianggap dapat mengancam bisnisnya dan setiap hari pada akhir waktu kerja harian mereka melakukan evaluasi terhadap bisnis penipuan dan keseimbangan untuk keuntungan bisnis tersebut.
Kedepalan, Bisnis investasi online ini sengaja mengekploitasi pikiran rata-rata masyarakat, maka untuk Indonesia sering kali digunakan sebagai kedoknya produksi atau perdagangan asset krypto, karena masyarakat secara rata-rata masih belum cukup mengetahui tentang proses keberadaan uang modern tersebut. Masyarakat juga lebih mudah dan suka menjadi investor daripada harus mempelajari trading yang rumit dan rawan resiko rugi (loss).
Kesembilan, Banyak websites yang sengaja dibuka dan mereka tidak melakukan proses transaksi dengan sistem deposit secara mudah dan situs web tersebut mensetting pengembalian otomatis pada akun investor tanpa ada eksekusi transfer ke bank secara nyata. Kalau jumlah kecil mungkin saja mereka tidak jeli memantau uang masuknya di rekening sehingga masyarakat investor tidak tahu ada tidaknya penambahan uangnya. Sementara orang yang tertarik dengan bisnis itu akibat minus pengetahuannnya akan melakukan transfer uang ke rekening perusahaan bisnis penipu, tentu rezeki nonplok bagi mereka sampai ada kecenderungan protes dan dituntut oleh masyarakat yang merasa tertipu.
Kenapa bisnis investasi online seperti terus saja berlanjut? pemerintah juga dalam hal ini tidak menggubris (tidak peduli) walau laporan masyarakat cukup banyak berikut kerugian masyarakat cukup besar dan terjadi setiap tahun, bahkan oknum aparat Penegak hukum seringkali kita saksikan membackup setiap acara pertemuan besar bisnis semacam ini, karena uangnya begitu mudah didapatkan.
Itulah sembilan ciri yang dapat menjadi indikator penipuan dengan bisnis investasi online yang sedang marak di dunia online, tentu anda dapat melihat dalam jumlah ciri yang lebih banyak untuk maksud tersebut.
Keterbatasan pangetahuan masyarakat menjadi sesuatu peluang yang dimanfaatkan oleh sindikat penipu baik dari luar maupun oleh masyarakat Indonesia sendiri.
Semoga pemerintah segera menyadari dan ada penanganan yang lebih baik dimasa depan, sehingga masyarakat yang mulai melek berinvestasi dalam mencari pendapatannya tidak berjalan dalam kabur dan bahkan dalam kegelapan investasi yang akhirnya menimbulkan kebencian terhadap image dan opini dalam bidang pengembangan ekonomi yang sangat vital dalam membangun masa depan generasi masyarakat dimasa yang akan datang.
Salam