Pergeseran Orientasi Politik
"Perlu Digaris Bawahi"
Jika dunia politik dan pemerintahan tidak lagi bermuara pada kecerdasan sosial dan pendidikan maka kita sedang menghadapi peradaban kaum kanibal.
Kenapa demikian?
Karena sebahagian besar nyaris tidak paham konstitusi negara, tidak paham apa sesungguhnya demokrasi yg semua negara di dunia mengharuskan menerapkannya dan harus diatur dalam UUD (konstitusi).
Berikutnya sebahagian besar kita juga tidak memiliki pengetahuan yang cukup dalam berkampanye sehingga menghabiskan biaya yg besar berdampak korup dalam tugas dan mengurangi kualitas peran dan fungsi DPR yang semestinya.
Karena pendidikan politik kita bergeser ke ranah industri sehingga kepercayaan rakyat justru hilang terhadap anggota, parlemen bahkan partai politik. Karena partai politik hanya memproduksi kader sebagai pencari uang atau sebagai mesin sehingga dewan tidak lagi sebagai tokoh yg terhormat tetapi mereka lebih berposisi sebagai salah seorang penguasa anggaran negara.
Posisitioning image terhadap Dewan sudah disalah tafsirkan oleh semua elemen rakyat, sehingga UANG dan FASILITAS adalah IDEOLOGY baru yg tidak terelakkan. Sesungguhnya kondisi ini sdh pada taraf membahayakan pendidikan dan kehidupan rakyat.
Jika muara pemikiran politik pada Uang maka para politisi suatu daerah sudah salah kaprah. Kenapa kita sebut Kanibal karena saling memakan dan kekuasaan akan saling menghancurkan profesi lain misalnya dunia kontraktor dan konsultan ini akan dirambah secara total oleh politisi. Karena kecenderungan inilah banyak politisi yang terjerat grafitasi, korupsi dan tertangkap basah.
Hari ini kita masih boleh tertawa, tapi jika kondisi politik ini kita tidak ada yg berani benahi maka kita sedang mulus menuju jurang yg curam dan rakyat akan sengsara karena hanya menjadi penonton setia terhadap atraksi rebutan uang, kekuasaan dan wanita. Kecuali mereka yg bermental eunterpreneur yg memilih menjadi produktif dgn profesinya dan selebihnya akan menjadi penunggu kebaikan Tuan bahkan mengabdi dan mendewakan mereka untuk sekedar hidup. Sebagian lainnya juga hanya berpeluang memuluskan langkah ke Rumah Sakit Jiwa dan Pencari Sedekah dan bantuan secara terbuka.
Semoga pemilu ini dapat menjadi penawar, caranya tergantung rakyat mampu dan tidaknya memilih wakil rakyat yang benar.
Selamat Pagi, Selamat Beraktivitas semoga Allah melindungi kita semua...Amin....