Rakyat Merdeka Lebih Penting Daripada Negara Merdeka

Fanatisme berlebihan membahayakan bangsa, krn fanatisme terbangun dari pemikiran inrasional, jika rasional maka politik jauh dari pertengkaran.


Karena itu Ruh Politik secara normatif itu adalah TRUST atau Kepercayaan rakyat, jika kita ingin Trust maka diawali dengan kajian dan pemikiran yang jernih yang dapat diterima secara akal sehat.


Justru karena itu Trust dalam politik bukanlah cek kosong, ia tidak boleh Mutlak, sebagaimana kepercayaan rakyat dimasa lalu dalam sejarah kekuasaan firaun. Demi mengatasi terjadinya kekuasaan mutlak maka setiap negara melalui konstitusinya diperintahkan berdemokrasi. 


Karena demokrasilah yang bisa memberi kesetaraan atas hak-hak lahiriah kita sebagai manusia. Maka demokrasi bukan soal sistem pemilihan suatu negara tetapi ia adalah ideology global yang perlu di pahami oleh ummat manusia sedunia, karena dengan demokrasilah adanya tuntutan kemerdekaan rakyat bukan hanya merdeka sebuah negara secara dejure...

Jika negara merdeka namun rakyat masih hidup dalam sistem kepemimpinan feodal (penjajahan) maka kemerdekaan negara tidak berarti apa-apa, karena rakyatnya belum bisa terbebas dari belenggu tirani. Bagaimana dengan Aceh dan Republik Indonesia? 

Adakah rakyat kita sudah merdeka?? 

President Class Study...


By. Tarmidinsyah Abubakar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Sunyi Dari Puncak Seulawah

BUKU RAKYAT : Lhoksukon & Tanah Luas: Dua Wajah Loyo Pikiran di Tengah Kaya

Hak Referendum Rakyat Aceh Bukan Mustahil