Mahasiswa Menggantikan Peran DPRA
Apa yg dilakukan mahasiswa Aceh itu merupakan tugas DPRA yg sesungguhnya. Padahal Jika DPRA pada peran dan fungsi yg sesungguhnya tidak perlu ada demo-demo yang menyebabkan benturan antara polisi dan mahasiswa.
Inilah yg sering saya katakan bahwa Legislatif dan Eksekutif saling tidak peduli seperti bermain mata. Maka Wakil Rakyat itu jika mental korup maka mereka tidak berada pada ranahnya dalam fungsi pengawasan yang ketat.
Kelemahan penyelenggaraan pemerintahan di Aceh itu disebabkan lemahnya fungsi Legislatif baik dalam fungsi melahirkan Qanun2 pro rakyat, Mengawasi Pelaksanaan UU, maupun dalam fungsi Anggaran. Distrosi inilah yg menyebabkan Distrust sosial thd lembaga legislatif.
Semoga kita semua semakin berkesadaran untuk mengembalikan kedaulatan rakyat, caranya adalah dengan pemilu yang bersih yang bisa melahirkan wakil rakyat yang punya kapasitas dan kualitas dalam ilmu politik dan pemerintahan.
Wassalam,,,,