Rakyat Aceh, Berpikirlah Rasional

"Rakyat Aceh, Berpikirlah Rasional"


Saya Coba Buka Salah Satu Masalah Mendasar Yg Dihadapi Rakyat Selama Ini.


Bagaimana menghadapinya :


Sering kita dengar, Hadih Maja :

"Buya Krueng Teu Deong2 Buya Tameng Meuraseuki"


Statement Saya:

Kalau sebatas urus Proyek untuk apa jadi DPR??


Kalau tukang urus dan pemain proyek sudah menjadi dewan maka daerah ini sudah salah arah.


Kenapa?

Dewan tidak optimal kontraktor dan konsultan bermental kacangan dan dunia usaha ini akan mati suri. Tidak pernah profesional. Mereka akan bergantung pada Dewan, ini model perusakan kehidupan rakyat yg sempurna.


Karena apa?

Karena ruang profesional di masuki total oleh DPR atau Politisi yang sebenarnya bertentangan secara hukum, dimana seorang DPR dipidanakan bila menandatangani kontrak serta dianggap kolusi bila membantu pemenangan perusahaan keluarganya apalagi perusahaannya.


Terus jika disoalkan pekerjaan tsb tentu akan di pidanakan krn pasti ada Grafitasi, kepadanya mengalir dana.


Peugah lee salah KPK. Peugah lee Salah Jakarta.


Seharusnya bagaimana??

Itulah kenapa DPR itu disebut Terhormat dan Kenapa Ilmu Politik disebut sebagai Ilmu yg Kompleks, kenapa pemimpin dan politisi harus Idealis. Jika bukan begitu maka kehidupan rakyat 100 Persen Amburadul dan rakyat hanya jadi penonton.


Saya akan jelaskan di status2 mendatang, supaya tidak terlalu panjang. Bek hank dlm utak aneuk bangsa🤗😀


Wassalam,,,

Postingan populer dari blog ini

Jalan Sunyi Dari Puncak Seulawah

BUKU RAKYAT : Lhoksukon & Tanah Luas: Dua Wajah Loyo Pikiran di Tengah Kaya

Hak Referendum Rakyat Aceh Bukan Mustahil