Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Bagaimana Pemilu Yang Sesungguhnya

Gambar
Ketua KIP dan Ketua Bawaslu, Rekap CI masing2 Umumkan kpd Publik Rekap Suara KIP dan Rekap Suara Bawaslu secara terpisah setiap Kabupaten, kenapa harus ditutup. Memilih secara terbuka menghitung secara tertutup. Ini kan Aneh, Apa yg dirahasiakan??  Tidak boleh ada titipan calon dalam pemilu rakyat, itu PIDANA, atau HARAM dalam ajaran Islam. Jika Ketua KIP dan Bawaslu Cerdas, satu suara rakyatpun tidak akan hilang dan tidak satupun yg terzalimi, caleg bisa tidur setelah hari pemilu krn tidak perlu meragukan suaranya hilang dan diambil orang.  Karena itulah pejabat publik itu perlu orang2 yang berani, idealis dan bervisi membangun rakyat, bangsa dan negaranya. Bukan kelas demagog yang membiarkan prilaku hukum rimba ditengah kehidupan rakyat. Jika saya menjadi ketua KIP dan Bawaslu maka saya tidak akan membiarkan satu suarapun di kebirikan dan saya menjamin kontestan pemilu beristirahat menunggu pengumuman hasil. Karena saya sudah bersumpah atas nama jabatan maka saya harus memas...

Politik Otonomi Daerah Seharusnya Mempertegas Kemandirian Daerah

Gambar
Negara yang menganut sistem demokrasi dalam Pemilihan Rakyat dapat meracuni rakyat secara keseluruhan dalam dunia politik. Hal ini disebabkan negara memberi ruang yang lebar kepada rakyat untuk ikut berpartisipasi dalam menentukan pelayan rakyat yang duduk dalam sistem pemerintahan. Indonesia sebagai negara bekas sistem kepemimpinan otoritarian selama 32 tahun ditangan Soeharto tentu saja belum sempurna memahami demokrasi yang sesungguhnya. Rakyat masih terpengaruh mentalnya dengan didikan politik dimasa Orde Baru yang terbelenggu dalam kekuasaan yang absolut. Daerah-daerah ketika diberikan hak otonomi masih kurang memahami sistem implementasinya. Masih saja para pejabat daerah melakukan lobby lebay dalam menjemput anggaran, sehingga mereka terkadang bernegosiasi dengan asisten, pembantu dan supir pejabat pusat sebagaimana gaya masa lalu yang sentralistik. Padahal otonomi daerah mempertegas negosiasi yang jauh lebih cerdas dengan program pembangunan yang berorietasi pada penguatan sumb...

Bagaimana Mengukur Kepala Daerah Memimpin

Gambar
Seringkali kita berasumsi dengan egoisme pribadi maupun kelompok bahwa seorang kepala daerah dianggap tidak berhasil karena tidak menepati janji kampanyenya kepada mereka. Inilah hipotesa politik rakyat yang sering kita temui hampir diseluruh antero nusantara. Saya ingin memberikan ilustrasi yang sangat gampang, bagaimana seharusnya kita mengukur seorang kepala daerah dalam memimpin rakyat di daerahnya. Apakah mereka sedang memimpin rakyat atau sedang sibuk dengan aktivitas rutinnya yang sama sekali tidak memberi manfaat kepada rakyat. Dalam konteks ini kita tidak ingin melihat hal lain yang tidak terbaca oleh masyarakat semua lapisan. Lantas apakah yang membuktikan bahwa kepala daerah untuk bekerja sebagaimana amanah rakyat sebagaimana konstitusi negara. Pertama, lihatlah jumlah peraturan Kepala Daerah (Pergub atau Perbub) yang dikeluarkan selama ia memimpin. Kedua, lihatlah kualitas peraturan kepala daerah (Pergub atau Perbup), apakah produknya untuk melindungi rakyat atau justru men...

Prilaku Rezim Membangun Peradaban Abal-Abal

Gambar
Membincangkan kekuasaan sebuah Rezim tentu rezim memberi pelajaran bagi kehidupan rakyat disuatu zona atau wilayah. Prilaku rakyat selalu saja dipengaruhi rezim yang berkuasa. Karena prilaku mereka menjadi kebijakan publik dan senantiasa dicontoh oleh masyarakat luas. Jika kita mengamati perkembangan rakyat di Indonesia dimasa rezim orde lama dan orde baru serta rezim reformasi di Indonesia maka kita dapat membedakan prilaku rakyat di tiga era tersebut. Bila kemudian dimasa depan muncul pemimpin dari anak dan kader dimasa rezim sebelumnya maka warna dan kebiasaan dimasa lalu dapat terlihat secara jelas muncul kembali. Demikian juga di daerah kita Aceh, dimana prilaku rakyat sebahagian besar dipengaruhi oleh rezim yang berkuasa. Misalnya sebuah rezim berkuasa lebih dari sepuluh tahun maka prilaku rakyat dipengaruhi secara signifikan oleh kepemimpinan tersebut. Apakah pemimpin mengajarkan cara-cara mengambil keputusan secara pragmatis atau dengan pertimbangan tertentu berazaskan prinsip-...

Pemimpin Egois Takkan Paham Keadilan Bagi Rakyat

Gambar
Idealnya seluruh rakyat negeri ini mempunyai pengetahuan, memahami hak-hak dan kewajibannya sebagai warga negara, mereka juga memahami dan dapat menerima sosialisasi tentang aturan hukum serta perundang-undangan lainnya yang mengatur kehidupan warga negara dimanapun mereka berada. Itulah bahagian dari tugas pemimpin dan pejabat negeri ini dalam melakukan pendidikan sosial, mereka bukan hanya berlomba-lomba mengumpulkan uang untuk membeli jabatan pada rakyat di pemilu berikutnya. Bila ada seorang tokoh atau pemimpin politik, atau pejabat mengeluarkan statement bahwa "Negara ini negara hukum maka rakyat silakan menempuh jalur hukum dalam masalah kecurangan" Menurut pandangan saya statement ini sungguh tidak pantas karena seharusnya penegak hukum yang terlebih dahulu menegakkan kebenaran, masa sih penegak hukum tidak memahami atau membiarkan kecurangan yang dilakukan oleh orang-orang pelanggar dimaksud. Berikutnya mereka yang berasumsi bahwa rakyat harus menuntut haknya yang dil...

Rakyat Merdeka Lebih Penting Daripada Negara Merdeka

Gambar
Fanatisme berlebihan membahayakan bangsa, krn fanatisme terbangun dari pemikiran inrasional, jika rasional maka politik jauh dari pertengkaran. Karena itu Ruh Politik secara normatif itu adalah TRUST atau Kepercayaan rakyat, jika kita ingin Trust maka diawali dengan kajian dan pemikiran yang jernih yang dapat diterima secara akal sehat. Justru karena itu Trust dalam politik bukanlah cek kosong, ia tidak boleh Mutlak, sebagaimana kepercayaan rakyat dimasa lalu dalam sejarah kekuasaan firaun. Demi mengatasi terjadinya kekuasaan mutlak maka setiap negara melalui konstitusinya diperintahkan berdemokrasi.  Karena demokrasilah yang bisa memberi kesetaraan atas hak-hak lahiriah kita sebagai manusia. Maka demokrasi bukan soal sistem pemilihan suatu negara tetapi ia adalah ideology global yang perlu di pahami oleh ummat manusia sedunia, karena dengan demokrasilah adanya tuntutan kemerdekaan rakyat bukan hanya merdeka sebuah negara secara dejure... Jika negara merdeka namun rakyat masih hidu...

Sayang, Negara Kita Belum Punya Mata

Gambar
Setelah sekian lama saya mempelajari dinamika kehidupan sosial di negeri kita terutama di wilayah Aceh yang berselemak dengan pembentukan karakter rakyat bekas konflik tentu saja negara memerlukan skenario manajemen sosial khusus agar rakyat hidup terarah. Khusus bagaimana, negara tidak membiarkan rakyat hidup secara alamiah sebagaimana kemampuan tradisional secara turun temurun tapi perlu dibuka kanal2 yang mengarahkan rakyat pada kehidupan yang produktif. Untuk apa?  Untuk memberikan gambaran kesejahteraan dengan standar mentalitas dan moralitas yang dijalani sehingga mereka tidak dalam pilihan hidup susah atau berontak karena lemahnya sumber daya manusia sehingga mereka berpikir praktis. Dalam kehidupan politik sosial di zona seperti inilah negara besar itu butuh tangan2 handal untuk mensosialisasikan ideology negara kepada rakyatnya dan tidak melepaskan secara alami dan bahkan brutal pada pemilu yang kualitasnya masih setengah abal2, yang melahirkan orang2 atau pejabat yang men...

DPRA CHONG, Tidak Tahu Izin PT. EMM

Gambar
Pernyataan ketua Komisi II Nurdahri tentang tidak pernah tahu izin PT. EMM ini suatu keanehan, karena masalah tersebut begitu lama sudah di soalkan oleh kawan-kawan aktivis wilayah Barat Selatan. Bahkan saya rakyat biasapun tahu masalah itu, bahkan mereka pernah sampaikan ke saya beberapa waktu lalu dan saya meminta mereka sampaikan kepada Plt. Gubernur dan DPRA karena saya bukan bahagian dari sistem kekuasaan, mereka lebih berkewajiban menangani itu. Lebih aneh lagi menyebut Operasional perusahaan itu sebagai penjajah tetapi sebagai wakil rakyat mereka diam saja, setelah ini terbongkar ke publik baru ngomong gajah kuda.  Saya menganggap bulsyit itu semua, menurut saya DPRA memang sama sekali tidak berperan untuk rakyat mereka lebih sibuk mengurusi besaran dana aspirasi ketimbang melakukan tugas yang seharusnya sebagai legislatif. Berikutnya, ada yang lebih aneh, kenapa pejabat atau orang yang mengeluarkan Rekomendasi tidak pernah disebut, seakan Rekomendasi itu dikeluarkan oleh Pl...

Fitnah Dalam Politik

Gambar
Fitnah dalam politik atau dalam terminology politik disebut pembunuhan karakter itu sangat berbahaya, tentu saja membuat prestasi orang lain rusak ditengah rakyat. Biasanya kalangan rezim jahat sering melakukan pembunuhan karakter terhadap seseorang tokoh politik yang dianggap menjadi lawan rezimnya.  Namun dalam politik ada sebuah teori yang merupakan dampak terbalik yakni,  Metode Kebisuan Spriral.  Maksudnya kira-kira ilustrasinya begini : Ketika penguasa bersikap keras atau otoriter memfitnah orang tertentu yg dianggap lawan politiknya maka pemilih menjadi diam namun kelilingnya akan membesar sebagaimana spiral dan mengecilkan kekuasaan yang ditengah. Begitulah kekuasaan yang akhirnya menghilang ditangan rezim kelompok tertentu dinegeri mana saja hal ini dapat terjadi. Sebagai contoh pemilu lalu parlemen diisi oleh partai A 100 kursi tapi pemilu kedepan bisa saja hanya tinggal dua kursi saja karena memang politik itu dinamis ditengah rakyat yang rasional. Issu-issu it...

Mahasiswa Menggantikan Peran DPRA

Gambar
Apa yg dilakukan mahasiswa Aceh itu merupakan tugas DPRA yg sesungguhnya. Padahal Jika DPRA pada peran dan fungsi yg sesungguhnya tidak perlu ada demo-demo yang menyebabkan benturan antara polisi dan mahasiswa. Inilah yg sering saya katakan bahwa Legislatif dan Eksekutif saling tidak peduli seperti bermain mata. Maka Wakil Rakyat itu jika mental korup maka mereka tidak berada pada ranahnya dalam fungsi pengawasan yang ketat. Kelemahan penyelenggaraan pemerintahan di Aceh itu disebabkan lemahnya fungsi Legislatif baik dalam fungsi melahirkan Qanun2 pro rakyat, Mengawasi Pelaksanaan UU, maupun dalam fungsi Anggaran. Distrosi inilah yg menyebabkan Distrust sosial thd lembaga legislatif. Semoga kita semua semakin berkesadaran untuk mengembalikan kedaulatan rakyat, caranya adalah dengan pemilu yang bersih yang bisa melahirkan wakil rakyat yang punya kapasitas dan kualitas dalam ilmu politik dan pemerintahan. Wassalam,,,,

Izin Eksplorasi Bumi itu Sesungguhnya Ada di Rekomendasi Gubernur

Gambar
Awalnya saya kaget membaca berita  eksplorasi hasil bumi di daerah dimana kita sebagai rakyat tidak mendapat informasi tentang itu, apalagi saya lahir dan berdomisili di wilayah pesisir. Beberapa waktu lalu ada sekelompok anak muda melapor kepada saya perihal itu, ketika melihat saya ada di lingkaran partai Demokrat. Namun saya sudah menjelaskan bahwa saya hanya masuk caleg dan Ketua Demokrat belum mengajak saya untuk membicarakan hal pembangunan Aceh. Meskipun demikian sempat saya pelajari izin itu diperoleh setelah mendapat rekomendasi Gubernur Aceh, seingat saya itu masa Irwandi Yusuf. Karena saya lagi menghadapi situasi yang rumit dalam hidup akibat digugurkan secara sepihak partai GRAM oleh KIP dimana partai yang sudah saya buat selama dua tahun dan digugurkan dalam sehari dimasa Gubernur Irwandi. Yang perlu digaris bawahi sebenarnya izin tambang itu ada di rekomendasi Gubernur, selebihnya beberapa syarat yang banyak itu adalah persyaratan tehnis dan operatif perusahaan secara...

Indonesia Negara Merdeka, Rakyat Aceh Harus Merdeka

Gambar
Beberapa kali membaca statement tokoh politik dan narasi pendekatan terhadap rakyat Aceh yang dilakukan oleh tokoh politik negeri ini membuat saya berpikir terus, betapa salah kaprahnya kebijakan yang ditempuh oleh petinggi negeri ini. Saya melihat belum ada intervensi dalam penanganan masalah rakyat secara cerdas, justru saya memandang secara ekstrim bahwa rakyat mengalami pembodohan melalui tokoh-tokoh rakyat itu sendiri. Dalam hal pendekatan terhadap Ulama dimana sesungguhnya Aceh menempatkan status ulama setingkat diatas rakyat biasa, tentu pengaruh ulama sejak dulu sangat berpengaruh dalam membentuk mentalitas dan moralitas rakyat Aceh. Saya berkali-kali berpikir dan menjadi pertanyaan dalam benak saya, kenapa petinggi negeri ini rasanya tidak ikhlas mengangkat status ulama dan mendidik rakyat Aceh secara benar. Persoalan mendasar Ulama di Aceh itu sungguh sederhana, bagaimana seharusnya kita menanganinya?? Bebaskan Ulama Aceh dari anasir yang melibatkan mereka dalam politik prakt...

Melawan Mentalitas Korup Adalah Perang Rakyat Aceh Yang Sesungguhnya

Gambar
Assalamualaikum Wr Wb. Semoga kita Semua Sedang Mendengarkan Khutbah. Ini tambahan Penting utk Rakyat Aceh........ ___________________________________ Kecenderungan itupun mulai bergulir, setelah sekian lama kita suarakan. Hilangkan mentalitas Korup dalam politik Aceh, Baru Bisa Kita Bicara Mendorong Kesejahteraan Rakyat Aceh. Mentalitas Korup itu meski dilakukan oleh politisi seluruh rakyat akan rusak pola pikirnya dan hal itu akan menjadi budaya dan tentu ia akan membentuk peradaban kehidupan suatu kaum.  Mentalitas itu akan merambah moralitas dan akhirnya Korup itu Meruntuhkan yg kita sebut Bansa Aceh yg sering kita sebut Bansa Teuleubeh Ateuh Rueng Donya. Semoga ancaman inilah yg kita jadikan musuh sesungguhnya sejak sekarang dan masa depan dimana sbg rakyat Aceh kita wajib berjuang, karena apa? Islam mangajarkan kita Bhw Perubahan Nasib Suatu Kaum hanya bisa dilakukan atas kerja keras mereka sendiri. Kini saat itu sudah tiba......itulah Ideology politik rakyat Aceh saat ini yg...

Rakyat Aceh Jangan Jadi Pemilih Kelas Ija Krong

Gambar
Cara Pikir :  Jika suara kita di ukur pake Ija Krong maka sebegitulah harga diri Kita.  Berikut moral kita sgt rendah krn itu Haram pula.  Yg membuat rakyat jadi seperti itu siapa?  Ya,,,Politisi yg tidak punya ilmu itu, krn dia tidak punya ilmu politik maka dia cari suara ya pake ija krong atau membarter suara dgn barang dan uang. Kenapa Diharamkan? Karena agama mengharamkan memilih Wakil Rakyat (Pemimpin) dengan sogok. Lho kok begitu? Ya karena yg dipilih itu memang sdh pasti Bermental Tukang Sogok. Kenapa lagi? Dalam Ilmu Politik Mereka juga bukan orang yg matang dan Sabar utk bisa beralasan bagi warga memilihnya.  Kenapa Calon lain harus marah?? Karena mereka tidak fair, persaingannya curang dan membangun mentalitas rakyat yg rusak. Maka pembangunnan rakyat tidak bisa sesuai dengan arah dan harapan negara. Itu logika....teorinya... Hai,,,,Jangan marah2 saya bilang dengan konsep. Saya tdk mengumpat Orang. Kalau mau bantah silakan berargumen. Bukan melarang sa...

Rakyat Aceh, Berpikirlah Rasional

Gambar
"Rakyat Aceh, Berpikirlah Rasional" Saya Coba Buka Salah Satu Masalah Mendasar Yg Dihadapi Rakyat Selama Ini. Bagaimana menghadapinya : Sering kita dengar, Hadih Maja : "Buya Krueng Teu Deong2 Buya Tameng Meuraseuki" Statement Saya: Kalau sebatas urus Proyek untuk apa jadi DPR?? Kalau tukang urus dan pemain proyek sudah menjadi dewan maka daerah ini sudah salah arah. Kenapa? Dewan tidak optimal kontraktor dan konsultan bermental kacangan dan dunia usaha ini akan mati suri. Tidak pernah profesional. Mereka akan bergantung pada Dewan, ini model perusakan kehidupan rakyat yg sempurna. Karena apa? Karena ruang profesional di masuki total oleh DPR atau Politisi yang sebenarnya bertentangan secara hukum, dimana seorang DPR dipidanakan bila menandatangani kontrak serta dianggap kolusi bila membantu pemenangan perusahaan keluarganya apalagi perusahaannya. Terus jika disoalkan pekerjaan tsb tentu akan di pidanakan krn pasti ada Grafitasi, kepadanya mengalir dana. Peugah lee ...

Politik Tidak Sehat Rakyat Tak Berdaulat

Gambar
"Rakyat Tidak Pernah Berdaulat Bila Politik Tidak Sehat dan Pemilih Tidak Rasional" -------------------------------------------------------- Beberapa pemilu terakhir kita sibuk memecah belah rakyat antar Parlok dan Parnas. Padahal kedua partai itu saling berkait dan saling membutuhkan.  Ketika kader parlok tidak bisa lagi calon diparlok maju melalui parnas. Saya kira intruksi2 penguatan sesama parlok pada pemilu hanya untuk membangun eforia dan hegemony (pengaruh) pada pemilih tradisional di desa.  Yang kita sayangkan masyarakat pemilih dibawah larut dalam eforia lokalis sementara kita yg diatas membangun kepentingan dengan nasional. Tanpa sadar kita telah dengan sengaja membangun kesenjangan politik antara para politisi dan rakyat, seharusnya hal2 normatif itu terbuka saja. Sehingga keputusan yang berbalik oleh partai tidak dianggap pengkhianatan oleh rakyat. Kenapa ini terjadi juga??? Karena kita takut terbuka dengan rakyat padahal partai politik itu milik rakyat bukan mili...

Pergeseran Orientasi Politik

Gambar
"Perlu Digaris Bawahi" Jika dunia politik dan pemerintahan tidak lagi bermuara pada kecerdasan sosial dan pendidikan maka kita sedang menghadapi peradaban kaum kanibal. Kenapa demikian? Karena sebahagian besar nyaris tidak paham konstitusi negara, tidak paham apa sesungguhnya demokrasi yg semua negara di dunia mengharuskan menerapkannya dan harus diatur dalam UUD (konstitusi). Berikutnya sebahagian besar kita juga tidak memiliki pengetahuan yang cukup dalam berkampanye sehingga menghabiskan biaya yg besar berdampak korup dalam tugas dan mengurangi kualitas peran dan fungsi DPR yang semestinya.  Karena pendidikan politik kita bergeser ke ranah industri sehingga kepercayaan rakyat justru hilang terhadap anggota, parlemen bahkan partai politik. Karena partai politik hanya memproduksi kader sebagai pencari uang atau sebagai mesin sehingga dewan tidak lagi sebagai tokoh yg terhormat tetapi mereka lebih berposisi sebagai salah seorang penguasa anggaran negara.  Posisitioning image ...
Gambar
DPD RI Itu Negosiator Rakyat Daerah dan Pusat ------------------------------------------------------ DPD RI singkatan dari Dewan Perwakilan Daerah atau Senator  adalah sebuah lembaga yang lahir dimasa reformasi untuk semangat penerapan desentralisasi  bagi otonomi daerah-daerah diseluruh Indonesia. Ringkasnya Republik membuka ruang kepada daerah Provinsi seluruh Indonesia untuk memperkuat otonominya. Harapan lainnya bahwa daerah-daerah akan tumbuh mandiri sebagaimana pengelolaan suatu negara bagian. Pada awal reformasi pernah diwacanakan perubahan bentuk negara dari negara kesatuan menjadi Federasi. Namun kemudian dukungan itu melemah dengan sendirinya. Padahal cikal bakal itu masih bisa dibangun oleh para politisi jika memahami tentang peran dan fungsi keberadaan lembaga DPD RI dimaksud. Sistem Bikameral atau sistem dua kamar ini sesungguhnya hanya butuh dorongan dan kecerdasan dari orang-orang yang menduduki jabatan DPD tersebut untuk menjalankan fungsi yang sebenarnya....