Mengukur Keseriusan Rezim Dalam Penegakan Toleransi Beragama
Rezim pemerintahan saat ini terlihat begitu banyak terjadi hasutan, provokasi serang lintas agama. Bahkan tidak ragu-ragu orang melecehkan kitab suci, tempat ibadah, bahkan mengolok-olok Tuhan agama lain. Sebahagian besar terjadi terhadap agama Islam yang justru mayoritas di Indonesia.
Menarik untuk dikaji sebagai jembatan emas untuk memahami dan menginterpretasi apa goal dari fenomena prilaku menyerang agama di Indonesia ini. Karena yang diserang agama mayoritas yang memberi sinyal adanya gerakan sistemis yang masif terhadap pelemahan agama Islam oleh kelompok minoritas, karena tidak mungkin pemeluk Islam sendiri yang melakukan propaganda berkaitan dengan aqidah.
Realita ini menunjukkan betapa lemahnya penegakan konstitusi negara dalam kehidupan masyarakat, dimana pemerintah sedianya adalah agen bahkan pemilik toleransi yang wajib dipelihara jika mereka paham bahwa negara ini dibangun atas nilai-nilai tersebut.
Jika pemerintah melakukan pembiaran terhadap hal ini maka ada perubahan lain yang ingin dicapai dalam sistem kehidupan sosial, namun jika pemerintah tidak bisa mengatasi maka pemerintah begitu naif karena gagal menjalankan fungsi negara beserta amanat konstitusinya.
Justru karena itu secara logika terjadinya mistoleransi dan penghinaan terhadap agama di Indonesia ada dua arah, yaitu :
pertama, disengaja oleh pemerintah dengan skenario dan tujuan tertentu. Kedua, tidak disengaja oleh pemerintah tetapi akibat lemahnya pemerintah itu sendiri. Jadi masyarakat dapat mengukur apa sesungguhnya terjadi dalam fenomena kehidupan masyarakat dalam bidang agama sekarang ini di negeri kita, yaitu pembiaran dan atau pemerintah memang tidak mampu membangun toleransi lintas agama sebagaimana dimasa lalu.
Demikian pula dalam bidang lainnya tata kehidupan sosial di sebuah negeri yang sesungguhnya sangat bisa diciptakan kondisinya oleh elit pemerintahannya sendiri meski pemerintah terlihat lemah padahal mereka sedang membawa rakyatnya ke suatu kondisi sosial yang diinginkannya.
Demikian semoga bermafaat.
Salam

