"Tidak Wajar Berpoligami Di Usia Senja"



Saya salah seorang yang memandang poligami secara positif atas saling mengizinkan, dan sebaiknya poligami itu dilakukan kala usia masih muda. 

Mengapa?
Karena diusia muda anda masih segar mampu memenuhi tuntutan kebutuhan dua istri rumah tangga.

Berikut anda mampu memberi nafkah batin yg secara rutin juga merupakan tuntutan kebutuhan sebuah rumah tangga

Kemudian bila terjadi sesuatu dengan salah satu istri atau rumah tangga anda tentu si istri masih berkesempatan membangun rumah tangga dengan orang lain

Banyak kelebihan yg anda dapat ketika pilihan berpoligami anda lakukan ketika anda masih muda. Tapi coba bayangkan ketika usia senja anda berpoligami, apalagi dengan istri yg usia lebih muda, tentu anda kelimpungan menghadapi tuntutan kebutuhan dan gaya hidup yg tidak sesuai lagi dengan usia anda.

Berikut anda akan lemah, letoi memenuhi tuntutan kebutuhan batin istri yg masih menggebu. Berikut anda akan menghadapi persoalan anak yang sudah besar baik secara sosiologis maupun psikologis. 

Tidak keliru kalau ada pepatah Aceh, yang berbunyi : "Perle susah peuget rumoh, perle mehmoh kawen dua"

Idealnya berpoligami memang benar Mehmoh, karena perkawinan jaman ini ideologinya Cinta. Selain dianggap tidak setia andapun dianggap pengkhianat cinta. Wajarlah hukum sosial ditimpakan kepada anda apalagi anda figur publik. Karena anda tentu akan lebih sibuk dengan urusan rumah tangga daripada urusan rakyat.

Sebahagian besar pria yg memilih berpoligami dijaman ini dilandasi oleh kecintaannya kpd wanita lain baik karena kemolekannya maupun krn kebaikan hatinya. Meskipun seringkali kita menjadikan sunnah nabi sebagai alat memuluskan modus tersebut.

Saya memandang banyak hal tidak efektif dan lebih banyak menyusahkan para pihak meski bergelimang harta namun konflik lintas istri dan keluarganya langka berhenti.

Saran saya jika berpoligami lakukanlah selagi anda muda jika sudah tua berpikirlah menjadi manusia dewasa yg bertanggung jawab. Ketika anda ingin menambah istri tanyakanlah pada otak dan hati yg paling dalam, jangan sekali-kali menanyakan kpd lutut dan otot ditengah yang tidak pernah menjawab Tidak.😀



Salam