Pengaruh Ketua Umum Kepada Masyarakat Daerah
"Pengaruh Ketua Umum Partai Politik ke Daerah"
Partai politik dianggap biasa saja oleh mereka yg memahami Politik dan Partai sebatas jabatan DPRA, DPRK, Bupati/Walkot dan Wakil. Tapi pahamkah anda pengaruh Ketua Umum Partai Politik terhadap masyarakat daerah?
Tentu sedikit dari kita yg bisa membaca alur politik dari pusat hingga daerah. Hal ini tergantung wawasan kader di daerah dan prilakunya dalam kehidupan partai politik.
Tahukah kita bahwa yg mengatur Indonesia dan Aceh ini hanya beberapa orang dari orang Indonesia? Siapa lain kalau bukan Ketua Umum Partai Politik. Mereka menguasai kebijakan terhadap rakyat melalui yg diimplementasikan melalui perangkat kerjanya DPRA dan DPRK di daerah anda.
Oleh karena itu janganlah memandang sebelah mata terhadap pimpinan parpol anda meskipun anda di daerah dan Ketua Umum ada di Jakarta. Karena mereka menentukan masa depan anda.
Pemimpin di pusat disebut baik itu ketika dia korperatif dan melindungi hak2 segenap kadernya di daerah, karena itu Ketua Umum itu harus paham betul dengan Demokrasi sebagaimana amanah UU yg kemudian diturunkan ke partai2 politik.
Jangan sekali2 anda berpikir partai politik itu tergantung penuh pada seorang Ketua Umum. Hal itu benar apabila kader tidak peduli dan tidak paham pula demokrasi dan hak kader serta hak rakyat.
Kalau anda sebagai kader partai lebih banyak diam dan menerima apa adanya maka wajarlah Ketua Umum dan Pengurus Pusat itu bisa melakukan apa saja sesuai dengan keinginannya untuk mengintervensi daerah melalui partai anda. Tanpa anda sadari sesungguhnya andalah yg telah menjadi pecundang sehingga daerah menjadi lemah karena anda tidak berani beradu argumen dengan Pengurus Pusat.
Resiko?
Tidak beresiko bila anda semua kompak, tapi bila ada keturunan Panglima Tibang itu yg menjadi masalah besar. Maka jangan sekali-kali anda membiarkan Ketua Partai di daerah itu lemah dan bertahan dengan sekedar menjilat ke pusat. Karena hal itu akan mengancam kader dan hak2 rakyat di daerah anda.
Salam
