"Membangun Budaya Bertanggung Jawab Dalam Islam"
Saya yakin anda sering memperhatikan budaya bersepakat atau berkomitmen dalam budaya barat, mereka seringkali setelah bicara dan bersepakat maka mereka sekedar mengangkat gelas atau melakukan tos dengan gelas.
Ketika telah melakukan itu mereka menepati janjinya dan ada harga diri dibelakang prilaku itu dan prilaku ini menentukan kredibilitas manusia itu masing2 dlm kehidupannya.
Budaya Timur setidaknya kita bisa memperhatikan beberapa hal misalnya bersalaman, tapi hal itu menjadi langka dipergunakan apalagi dalam pembicaraan yg melibatkan uang. Lebih banyak kita dapati orang2 menggunakan kwitansi bermaterai utk pengikat komitmen itu.
Ruh dari komitmen tsb sedianya adalah kepercayaan lintas orang2 yg membuat komitmen atau bersepakat.
Saya mmg belum melakukan survey siapa yg lebih banyak melanggar kesepakatan, apakah tos gelas atau salam dan materai.
Seharusnya kita yg beragama Islam dan kita beriman, cukup dengan mengatakan " Allah Bersama Kita" bila ini berjalan baik maka budaya ini dpt dipertaruhkan utk mengangkat Aceh sebagai wilayah yg bersyariat Islam yg sesungguhnya.
Meski ini hanya sebuah mimpi tapi hal ini menjadi sebuah harapan sehingga jiwa sosial di negeri kita bertaraf mulia sebagaimana kita memuliakan Islam sebagai agama seluruh masyarakat kita.
Semoga
Salam
