Apa yang anda pikir untuk merubah kondisi kehidupan oleh pemerintah
Setiap warga masyarakat memiliki andil untuk merubah atau bertahan dalam dilema kehidupan yang sulit. Karena pada masyarakat awam hanya dibutuhkan sikap Mau atau Tidak untuk berubah. Sekali lagi pada masyarakat hanya dibutuhkan SIKAP.
Kenapa masyarakat Aceh Termiskin sementara Uang Banyak.
Hipotesa ada bermacam, misalnya tekanan pusat melalui institusinya, gangguan keamanan dll. Tetapi hipotesa utama adalah Pemerintah Aceh yang tidak becus mengelola anggaran negara kepada rakyat Aceh.
Pemerintah Aceh siapa?
Ya pemimpinnya, pemimpinnya siapa? Ya Gubernurnya.
Soal salah SKPA dan Perangkat, tekanan Polisi, Jaksa dll itu soalan kemampuan dan ketidakmampuan Gubernur.
Logikanya begitu.....
Kenapa Gubernur bisa begitu, karena rakyat salah memilih.
Kenapa salah memilih? Masyarakat tidak punya sikap yang ideal dalam memilih pemimpin. Kenapa tidak punya sikap? Karena masyarakat tidak memiliki pengetahuan yang normal dalam memandang pemimpin dan perkembangan jaman.
Mengapa demikian?
Karena masyarakat Aceh memilih pemimpin masih memilih Petua, sebagaimana masyarakat Papua memilih Kepala Suku. Mereka bisanya mengatur kebiasaan turun temurun, sementara dunia terus berubah dengan teknologi dan industri, sementara kita terus berada dalam kehidupan tradisional.
Kepemimpinan tradisional, petua adalah raja, mereka tidak pernah salah, sementara ajaran Islam mengatakan manusia itu tidak ada yg sempurna, bila kita tidak percaya itu, maka partanyaannya apakah kita seorang muslim yang benar?
Jadi, jika kita tidak mengikuti perkembangan dunia maka kita akan tenggelam, lihatlah Mall2 besar di Jakarta sekarang malah dijadikan pasar alternatif lain dimana dulunya adalah pusat grosir, sekarang jadi sepi. Ini semua akibat peekembangan teknology dan revolusi industri. Orang akan beralih dari jual beli offline ke Online yang lebih praktis.
Sementara kita masih saja dengan pikiran (mindsets) ofline, kapan kita akan maju, jika terlambat maka ibarat orang belajar renang kala mau tenggelam.
Oleh karena itu kalau sekedar ber SIKAP, berSemangat Membantu Masyarakat Pada Pejabat yg punya Jabatan Besar itu tidak berbeda dengan Pikiran Orang Awam yg tidak berjabatan tapi ia sekedar Baik. Paling yang terbantu orang2 yang dekat atau yg tersetting untuk target pencitraan, tidak lebih dari itu hasilnya.
Sebenarnya pemimpin itu adalah orang yang mampu mencerahkan, mampu membuat program utk pemberdayaan sosial, mampu mambangun kemandirian masyarakat, punya ilmu menjadikan masyarakat memiliki pendapatan dengan perkembangan dunia.
Pemimpin itu bukan soal bagimana ia mengatur kepala dinas, mengatur pertemuan masyarakat, bagaimana menyerahkan bantuan, tetapi bagaimana ia memiliki program membangun sosial sehingga masyarakat memiliki potensi Sejahtera.
Begitu idealnya pemimpin....
