15 Syarat Standar Pengkritik Untuk Perubahan Sosial Demi Rakyat Aceh Bangkit

https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2473918599303548

Rapat Inti Relawan Capres Aceh dan Jakarta

By. Godfathers

Dalam pembangunan suatu negara atau daerah, kemudian dalam pembangunan rakyat dan membangun cek and balance pembangunan tidak hanya penting pemerintah yang baik sebagaimana harapan rakyat.

Apakah anda sadar bahwa ruang penyelewengan kekuasaan terbuka lebar, karena sedikit dari warga masyarakat yang cukup mental mengawal harga diri dan haknya dalam pembangunan.

Sebahagian besar warga masyarakat hanya bersentimen dan menggerutu dengan keadaan yang tidak bisa diterimanya sebagai masyarakat dan melihat prilaku pemerintah baik eksekutif maupun legislatif serta yudikatif yang bisa bermain mata untuk herkonspirasi melakukan korupsi bersama.

Satu Box = 5 Saset, 1 Saset 2 Kali Pakai, Harga Rp. 250.000,-
Transfer 0431232969, Kirim Alamat Ke  0838-1922-8233


Pertanyaannya, apakah ini tuduhan berlebihan? Itulah bentuk keluguan sosial dalam berpikir padahal selama ada ruang terbuka maka segala kemungkinan bisa terjadi karena semua orang pada dasarnya terjebak dalam tugas abdi negara yang terdegradasi kepada standar materialistik yang menyebabkan mereka berprilaku berstandar korup.

Kenapa? Nilai-nilai idealis yang semakin tipis, kesadaran yang sulit kita temukan dan kedewasaan semakin sulit diraih oleh pejabat dan aparatur bernegara dibidang apa saja, sehingga semakin normal posisi lembaga tersebut semakin lemah mereka karena prilaku oknum-oknum yang membawa pelemahan dalam kewibawaan lembaga pemerintah tersebut.

Karena itu maka suatu masyarakat yang ingin kuat dan merubah nasibnya, maka mereka harus bekerjasama dalam membangun kekuatan rakyat dari rongrongan prilaku aparatur pemerintah yang bisa melemahkan dan menghambat pencapaian masyarakat kuat yang memiliki kedaulatan.

Pada posisi itulah baru suatu masyarakat dapat dianggap mandiri dan berdaulat, yang paham memiliki wakilnya (DPR) karena tanpa mampu mendongkrak rakyat ke posisi tersebut wakil rakyatpun terbalik justru menjadi tuan rakyat dan eksekutif yakni pemerintah juga justru menjadi bos dan pemberi bantuan bukan lagi pelayan rakyat dalam bernegara sebagaimana negara yang dijakankan dengan sistem demokrasi yang sempurna.

Kerja karas itulah yang harus dicapai dan diskenariokan oleh masyarakat yang cerdas dalam bernegara.

Untuk mencapai pada titik ini sudah waktunya masyarskat berkesadaran karena penyelewengan dalam bernegara yang semakin terbuka karena sistem pemerintah sekarang yang terbuka.

Jika masih ada pemerintah yang tertutup maka daerah itu termasuk sebagai wilayah (objek) pengerukan assetnya dan menjadi zona pembodohan masif dalam bernegara yang lepas dari kontrol pemimpin negara yakni presiden.

Untuk itulah kami melemparkan signal kordinasi kepada siapapun masyarakat yang memiliki kemampuan untuk melakukan berbagai bidang yang bisa membawa masyarakat pada posisi yang seharusnya dalam bernegara.

Berikutnya apa standar normal yang harus dimiliki oleh tokoh atau grub pengkritik?

Pertama, Memahami sepenuhnya Hak dan Kewajiban sebagai warga negara dan partisipasi dalam pembangunan.

Kedua, Memiliki ilmu dan pengetahuan yang lebih tentang demokrasi, politik, sosial,  pemerintahan, hukum dan peraturan lainnya.

Ketiga, Memiliki mental yang kuat, mereka bisa hanya sendiri dalam menyampaikan sikap yang pro dan kontra dengan pemikiran sebahagian orang kebanyakan, bahkan ada yang bertentangan dengan pemikiran sebahagian orang karena tidak memahami dampaknya dari kebijakan yang dikritik.

Keempat, Demi memperkuat pengaruh dukungan maka pengkritik senantiasa harus mampu menempatkan kepentingan masyarakat secara umum diatas kepentingan kelompok dan pribadinya.

Kelima, Tidak berhitung dengan laba-rugi manfaat finasial dalam hidupnya.

Keenam, Mampu memanage ancaman, teror dan pressure terhadap dirinya.

Ketujuh, Mampu dalam menerima diasingkan atau dijauhkan dari organisasinya.

Kedelapan, Memiliki sumber pendapatan yang independent atau diluar pemerintah.

Kesembilan, Mampu memanage kehidupan anggota keluarga, teman dan kerabat dari dampak pressure, teror dan ancaman.

Kesepuluh, Mampu mengawasi serangan tiba-tiba orang yang digilakan untuk membunuh.

Kesebelas, Memiliki keteguhan sikap dan tidak mudah dipengaruhi dengan faktor lain.

Kedua belas. Mampu menjaga dirinya dari moralitas dan prilaku korup serta menjaga dirinya senantiasa bersih dari anasir korup atau celah yang bisa dituduhkan.

Ketiga belas, Sabar (Zero Emosional) terhadap hujatan, sindiran dari siapapun.

Empat belas, Memiliki pendukung atau pengikut yang setia.

Kelima belas, Memiliki idealisme dan tujuan perubahan untuk kebaikan hidup bersama dalam bernegara.

Ayo Bisnis Bersama Raffi Ahmad, Klik dan Download Link : : https://affilio.co.id
Isi Kode Refferal : tarabubakar

Jika anda memiliki syarat tersebut maka dapat bergabung dengan kelompok politik yang memiliki ilmu dan pikiran yang tajam dalam merespon tujuan pembangunan serta berbuat untuk membantu rakyat dalam mencapai kedaulatannya.

Semoga banyak sumber daya manusia masyarakat Aceh yang siap melakukan perubahan untuk mengembalikan kewibawaan sosial dan tidak menjadi masyarakat yang di bola-bola oleh pihak yang berprilaku merusak dari dalam maupun dari luar yang mengambil manfaat untuk pribadi, keluarga dan kelompoknya. Semoga!

Salam

Postingan populer dari blog ini

Jalan Sunyi Dari Puncak Seulawah

BUKU RAKYAT : Lhoksukon & Tanah Luas: Dua Wajah Loyo Pikiran di Tengah Kaya

Hak Referendum Rakyat Aceh Bukan Mustahil