Politik Kuno, Membatasi Orang Berpendapat, Bagaimana dengan Partai Politik?
Oleh : Tarmidinsyah Abubakar (GodFathers)
Ayo Bisnis Bersama Raffi Ahmad, Klik dan Download Link : : https://affilio.co.id
Isi Kode Refferal : tarabubakar
Pada dasarnya politik terbuka atau modern adalah politik yang menggunakan gagasan, ide dan pemikiran semua masyarakat. Mereka mencoba memanage semua pemikiran masyarakat dalam satu tujuan konstruktif untuk membangun bangsa dan negaranya.
Dalam negara demokrasi sesungguhnya hal semacam ini yang ingin dicapai.
Jadi bila ada pendapat yang bertentangan tentu akan dianggap oleh masyarakat banyak sebagai hal yang tidak lumrah atau diluar kewajaran. Tetapi bukan partai politik yang menghardik orang untuk berpendapat. Kalau pada tataran ini saja belum dilewati maka partai itu tergolong partai kuno dalam politik berkonstituen warga masyarakat.
Dinegara yang demokrasi sudah tersosialisasi secara baik pada warga masyarakatnya (Social Democrations) semua warga bebas berpendapat, namun pembentukan pendapat sosial atau definisi normatif dapat dibangun secara sempurna sehingga semua orang menyepakati terhadap sesuatu hal yang normatif.
Satu Box = 5 Saset, 1 Saset 2 Kali Pakai, Harga Rp. 250.000,-
Transfer 0431232969, Kirim Alamat Ke 0838-1922-8233
Lihatlah pendapat yang disatukan dalam dalam wikipedia, google, bing, yahoo dan lain-lain semua istilah atau terminology didalamnya dapat diubah oleh siapa saja yang memenuhi syarat untuk menyampaikan pendapat dan gagasannya.
Itu adalah gambaran tentang sebuah program yang dikelola secara demokratis.
Bandingkan dengan kondisi kemampuan masyarakat kita, yang sama sekali belum memahami persepsi-persepsi normatif dalam kehidupannya sehari-hari. Lalu bagaimana kita ingin mengimplementasikan demokrasi dalam kehidupan sosial yang masih jauh dari warga negara yang mumpuni.
Jangankan dalam kehidupan sosial dilevel akar rumput (grasroot), di level politisi sendiri masih banyak yang meraba-raba dalam politik demokrasi. Lalu kalau politisi saja tidak mumpuni maka apa yang berlaku dalam politik kita?
Tidak lain adalah politik hantam kromo yang mengandalkan gertakan, ancaman, teror, bahkan mencelakai serta membunuh.
Kalau begitu prilaku politik para politisi kita maka apakah dapat kita katagorikan sebagai prilaku penganut demokrasi yang sesuai dengan konsntitusi negara Indonesia?
Apakah mereka tergolong tauladan atau guru rakyat?
Kenapa guru rakyat? Mereka kan pejabat? Tahukah anda bahwa pejabat atau wakil rakyat adalah guru rakyat sebagai fungsi lainnya dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Mereka adalah orang-orang yang berjalan didepan dalam suatu masyarakat.
Keberhasilan memperbaiki nasib rakyat tergantung pada mereka yang berjalan didepan masyarakat, karena itulah maka orang-orang yang dipilih dalam hukum politik demokrasi tidak bisa sebatas baik, tetapi juga harus pintar dalam peran dan fungsinya.
Ayo Bisnis Bersama Raffi Ahmad, Klik Link : : https://affilio.co.id
Isi Kode Refferal : tarabubakar
Jika tidak bagaimana? tentu saja masyarakat atau kondisi sosial akan tertinggal dalam negara atau dalam standar perkembangan global.
Tahukah kita kenapa seorang presiden diukur dalam wawasannya terhadap masa depan masyarakat Indonesia yang berkaitan secara langsung dengan kehidupan masyarakat global?
Logikanya standar kehidupan global adalah kehidupan masyarakat dibumi ini, maka diatas standar kehidupan masyarakat bernegara semua masyarakat dibumi berada dalam melihat dan memandang serta mengikuti perkembangan ka arah itu.
Bagaimana jika tidak melihat standar tersebut? Masyarakat Indonesia tidak paham tentang sistem kehidupan global dimana akan terus tertinggal sebagaimana kehidupan rakyat Indonesia dimasa lalu.
Kalau hal ini terus diabaikan, kita akan mengalami degradasi dalam sistem hidup diberbagai bidang, bagaimana terdegradasi? Contoh masyarakat daerah akan berupa masyarakat yang masih hidup dengan budaya tradisional seperti banyak suku yang sulit menerima perubahan, maka mereka akan terus hidup dengan cara-cara statis.
Oleh karena itu masyarakat maju adalah masyarakat yang dinamis, terbuka, dan menerima perubahan dengan berbagai dampak yang dibuka untuk kemajuan personal dan juga secara kolektif. Karena itu lihatlah dimana daerah yang maju pasti ada putra-putri daerahnya yang berpikir dalam perspektif maju yang membawa cara pikir masyarakat lebih terbuka, tidak hanya terdiam dalam ketertutupannya dengan cara pikirnya.
Jika tidak ingin membaca artikel atau buku politik secara terbuka dan anda tidak mampu mencerna tulisan dan pelajaran tersebut maka minimal anda paham bahwa mereka yang berpikiran rumit menurut anda dan dia mampu menyajikan cara pikir politik bahkan dengan tiada lelahnya, minimal anda bisa menghargai.
Karena apa? tentu saja karena itulah masalah yang kita hadapi selama ini dalam politik kita yang kita hadapi setiap waktu dalam kekecewaan rakyat yang tidak berhenti sebagai akibat ketidakmampuannya menjadi wakil rakyat dan menjadi pejabat yang melayani rakyat sebagaimana fungsi dan peran mereka sebagaimana mestinya.
Kalau politik rakyat terbuka mereka paham politik demokrasi yang sesungguhnya maka kalau rakyat mempersepsikan dengan pendapatnya tentang suatu partai politik kemudian timbul reaksi dari fungsionaris partai yang gusar. Maka sikap itu adalah bentuk ketertinggalan suatu partai politik. Karena hakikat partai modern itu bebas dalam pemikiran siapa saja termasuk masyarakat biasa.
Kalau mereka marah apa bedanya dengan menghalang-halang masyarakat mengintervensinya dengan pemikiran.
Ayo Bisnis Bersama Raffi Ahmad, Klik dan Download Link : : https://affilio.co.id
Isi Kode Refferal : tarabubakar
Jadi pekerjaan politik itu pekerjaan otak bukan pekerjaan otot, maka cara mensiasatinya adalah juga dengan pemikiran tidak masuk akal pekerjaan politik itu wujudkan dengan otot dan kekuatan tenaga politisi, tetapi yang benar adalah dengan menggunakan pikirannya, karena itulah ilmu politik merupakan ilmu yang komplek diatas segala ilmu maka mareka yang menguasainya adalah menjadi pemimpin rakyat.
Tinggal anda pilih manjadi masyarakat seperti apa?
Masyarakat yang berorientasi kepada perspektif dalam politik secara kuno, jahiliah yang berurusan dengan kewibawaan dan pemimpin kaku, atau memilih jadi masyarakat politik modern dengan mengejar kehidupan masyarakat dan kemajuan dibumi.
Salam

